Perbedaan Beam dan LayerZero: Beam diperdagangkan di Rp24,13 (kapitalisasi pasar Rp1,23T, volume 24 jam Rp27,7M), sedangkan LayerZero diperdagangkan di Rp14.263 (kapitalisasi pasar Rp5,16T, volume 24 jam Rp308,17M). Perbedaan utamanya: LayerZero jauh lebih besar — sekitar 4,2× kapitalisasi pasar Beam, dan suplai beredar Beam 51,3B / 58,5B BEAMX (88%) dibanding 364M / 1B ZRO (37%) milik LayerZero. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Beam selama 45 Hari dan LayerZero selama 13 Hari.
| BEAMX | ZRO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,23T | Rp5,16T |
Volume (24h) | Rp27,7M | Rp308,17M |
Suplai yang Beredar | 51,3B / 58,5B BEAMX (88%) | 364M / 1B ZRO (37%) |
Typical Hold Time | 45 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Beam, sebelumnya Merit Circle, adalah DAO yang berfokus mengembangkan ekonomi play-to-earn (P2E). Tujuannya adalah untuk menciptakan era baru gameplay di mana pengguna dapat memperoleh uang dengan memainkan game yang mereka sukai, alih-alih hanya menjadikannya sebagai hobi. Pemegang token MC memiliki hak suara untuk memutuskan masa depan organisasi, serta mendapatkan dan staking token mereka untuk memenangkan hadiah.
Selengkapnya di halaman BEAMX →LayerZero adalah protokol interoperabilitas blockchain yang menghubungkan berbagai blockchain untuk mendukung pengembangan aplikasi dan token omnichain. LayerZero menggunakan endpoint on-chain yang tidak dapat diubah dan Security Stack, memastikan pesan yang aman dan bebas sensor di berbagai jaringan blockchain.
Selengkapnya di halaman ZRO →