Perbedaan Beam dan Starknet: Beam diperdagangkan di Rp27,82 (kapitalisasi pasar Rp1,42T, volume 24 jam Rp51,89M), sedangkan Starknet diperdagangkan di Rp534,66 (kapitalisasi pasar Rp3,53T, volume 24 jam Rp205,31M). Perbedaan utamanya: Starknet jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Beam, dan suplai Beam dibatasi (51,3B / 58,5B BEAMX (88%)), sedangkan Starknet terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Beam selama 44 Hari dan Starknet selama 73 Hari.
| BEAMX | STRK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,42T | Rp3,53T |
Volume (24h) | Rp51,89M | Rp205,31M |
Suplai yang Beredar | 51,3B / 58,5B BEAMX (88%) | 6,6B STRK |
Typical Hold Time | 44 Hari | 73 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Beam, sebelumnya Merit Circle, adalah DAO yang berfokus mengembangkan ekonomi play-to-earn (P2E). Tujuannya adalah untuk menciptakan era baru gameplay di mana pengguna dapat memperoleh uang dengan memainkan game yang mereka sukai, alih-alih hanya menjadikannya sebagai hobi. Pemegang token MC memiliki hak suara untuk memutuskan masa depan organisasi, serta mendapatkan dan staking token mereka untuk memenangkan hadiah.
Selengkapnya di halaman BEAMX →StarkNet adalah Validity-Rollup terdesentralisasi permissionless (juga dikenal sebagai 'ZK-Rollup'). Starknet beroperasi sebagai jaringan L2 di Ethereum, memungkinkan setiap dApp mencapai skala komputasi yang tidak terbatas—tanpa mengorbankan composability dan keamanan Ethereum, berkat ketergantungan StarkNet pada sistem cryptographic proof yang paling aman dan scalable—STARK.
Selengkapnya di halaman STRK →