Perbedaan Beam dan Subsquid: Beam diperdagangkan di Rp23,99 (kapitalisasi pasar Rp1,23T, volume 24 jam Rp27,54M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp807,5 (kapitalisasi pasar Rp907,19M, volume 24 jam Rp75,9M). Perbedaan utamanya: Beam lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Beam 51,3B / 58,5B BEAMX (88%) dibanding 1,1B / 1,3B SQD (84%) milik Subsquid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Beam selama 45 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| BEAMX | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,23T | Rp907,19M |
Volume (24h) | Rp27,54M | Rp75,9M |
Suplai yang Beredar | 51,3B / 58,5B BEAMX (88%) | 1,1B / 1,3B SQD (84%) |
Typical Hold Time | 45 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Beam, sebelumnya Merit Circle, adalah DAO yang berfokus mengembangkan ekonomi play-to-earn (P2E). Tujuannya adalah untuk menciptakan era baru gameplay di mana pengguna dapat memperoleh uang dengan memainkan game yang mereka sukai, alih-alih hanya menjadikannya sebagai hobi. Pemegang token MC memiliki hak suara untuk memutuskan masa depan organisasi, serta mendapatkan dan staking token mereka untuk memenangkan hadiah.
Selengkapnya di halaman BEAMX →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →