Perbedaan Beam dan MyShell: Beam diperdagangkan di Rp24,4 (kapitalisasi pasar Rp1,25T, volume 24 jam Rp30,43M), sedangkan MyShell diperdagangkan di Rp353,61 (kapitalisasi pasar Rp144,73M, volume 24 jam Rp80,56M). Perbedaan utamanya: Beam jauh lebih besar — sekitar 8,6× kapitalisasi pasar MyShell, dan suplai beredar Beam 51,3B / 58,5B BEAMX (88%) dibanding 409,1M / 1B SHELL (41%) milik MyShell. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Beam selama 45 Hari dan MyShell selama 21 Hari.
| BEAMX | SHELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,25T | Rp144,73M |
Volume (24h) | Rp30,43M | Rp80,56M |
Suplai yang Beredar | 51,3B / 58,5B BEAMX (88%) | 409,1M / 1B SHELL (41%) |
Typical Hold Time | 45 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Beam, sebelumnya Merit Circle, adalah DAO yang berfokus mengembangkan ekonomi play-to-earn (P2E). Tujuannya adalah untuk menciptakan era baru gameplay di mana pengguna dapat memperoleh uang dengan memainkan game yang mereka sukai, alih-alih hanya menjadikannya sebagai hobi. Pemegang token MC memiliki hak suara untuk memutuskan masa depan organisasi, serta mendapatkan dan staking token mereka untuk memenangkan hadiah.
Selengkapnya di halaman BEAMX →MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →