Perbedaan Beam dan Saga: Beam diperdagangkan di Rp27,82 (kapitalisasi pasar Rp1,42T, volume 24 jam Rp51,89M), sedangkan Saga diperdagangkan di Rp226,26 (kapitalisasi pasar Rp93,91M, volume 24 jam Rp90,21M). Perbedaan utamanya: Beam jauh lebih besar — sekitar 15,1× kapitalisasi pasar Saga, dan suplai Beam dibatasi (51,3B / 58,5B BEAMX (88%)), sedangkan Saga terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Beam selama 44 Hari dan Saga selama 40 Hari.
| BEAMX | SAGA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,42T | Rp93,91M |
Volume (24h) | Rp51,89M | Rp90,21M |
Suplai yang Beredar | 51,3B / 58,5B BEAMX (88%) | 416,4M SAGA |
Typical Hold Time | 44 Hari | 40 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Beam, sebelumnya Merit Circle, adalah DAO yang berfokus mengembangkan ekonomi play-to-earn (P2E). Tujuannya adalah untuk menciptakan era baru gameplay di mana pengguna dapat memperoleh uang dengan memainkan game yang mereka sukai, alih-alih hanya menjadikannya sebagai hobi. Pemegang token MC memiliki hak suara untuk memutuskan masa depan organisasi, serta mendapatkan dan staking token mereka untuk memenangkan hadiah.
Selengkapnya di halaman BEAMX →Saga adalah protokol Layer 1 yang memungkinkan developer untuk secara otomatis meluncurkan rantai terdedikasi yang tidak tergantung pada VM, diparalelkan, dan interoperabel, atau 'Chainlets', yang menyediakan aplikasi dengan skalabilitas horizontal tak terbatas. Setiap Chainlet adalah replika dari Mainnet Saga, dengan kumpulan validator dan model keamanan yang sama.
Selengkapnya di halaman SAGA →