Perbedaan Beam dan Quack AI: Beam diperdagangkan di Rp27,82 (kapitalisasi pasar Rp1,42T, volume 24 jam Rp51,89M), sedangkan Quack AI diperdagangkan di Rp339,91 (kapitalisasi pasar Rp1,46T, volume 24 jam Rp78,01M). Perbedaan utamanya: Beam dan Quack AI berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Beam 51,3B / 58,5B BEAMX (88%) dibanding 4,2B / 10B Q (42%) milik Quack AI. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Beam selama 44 Hari dan Quack AI selama 3 Hari.
| BEAMX | Q | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,42T | Rp1,46T |
Volume (24h) | Rp51,89M | Rp78,01M |
Suplai yang Beredar | 51,3B / 58,5B BEAMX (88%) | 4,2B / 10B Q (42%) |
Typical Hold Time | 44 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Beam, sebelumnya Merit Circle, adalah DAO yang berfokus mengembangkan ekonomi play-to-earn (P2E). Tujuannya adalah untuk menciptakan era baru gameplay di mana pengguna dapat memperoleh uang dengan memainkan game yang mereka sukai, alih-alih hanya menjadikannya sebagai hobi. Pemegang token MC memiliki hak suara untuk memutuskan masa depan organisasi, serta mendapatkan dan staking token mereka untuk memenangkan hadiah.
Selengkapnya di halaman BEAMX →Quack AI adalah infrastruktur governance yang menggunakan agen AI modular untuk mengotomatisasi dan meningkatkan skala pengambilan keputusan bagi DAO dan protokol Web3. Platform ini menganalisis proposal, mendelegasikan voting, dan menyederhanakan eksekusi untuk meningkatkan partisipasi dan efisiensi. Dibangun dengan standar lintas chain seperti x402, Quack AI memungkinkan aksi governance tanpa gas fee dan berbasis kebijakan di jaringan seperti BNB Chain dan Arbitrum.
Selengkapnya di halaman Q →