Perbedaan Beam dan Neon EVM: Beam diperdagangkan di Rp27,91 (kapitalisasi pasar Rp1,42T, volume 24 jam Rp52,01M), sedangkan Neon EVM diperdagangkan di Rp331,92 (kapitalisasi pasar Rp79,52M, volume 24 jam Rp7,44M). Perbedaan utamanya: Beam jauh lebih besar — sekitar 17,9× kapitalisasi pasar Neon EVM, dan suplai beredar Beam 51,3B / 58,5B BEAMX (88%) dibanding 239,5M / 1B NEON (24%) milik Neon EVM. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Beam selama 44 Hari dan Neon EVM selama 17 Hari.
| BEAMX | NEON | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,42T | Rp79,52M |
Volume (24h) | Rp52,01M | Rp7,44M |
Suplai yang Beredar | 51,3B / 58,5B BEAMX (88%) | 239,5M / 1B NEON (24%) |
Typical Hold Time | 44 Hari | 17 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Beam, sebelumnya Merit Circle, adalah DAO yang berfokus mengembangkan ekonomi play-to-earn (P2E). Tujuannya adalah untuk menciptakan era baru gameplay di mana pengguna dapat memperoleh uang dengan memainkan game yang mereka sukai, alih-alih hanya menjadikannya sebagai hobi. Pemegang token MC memiliki hak suara untuk memutuskan masa depan organisasi, serta mendapatkan dan staking token mereka untuk memenangkan hadiah.
Selengkapnya di halaman BEAMX →Neon EVM adalah platform smart contract di Solana yang menggunakan konsensus proof-of-history untuk keamanan tambahan. Meski kadang mengalami downtime, solusi diperkirakan dalam enam bulan. Dengan lebih dari 200 proyek yang siap diluncurkan, termasuk proyek berbasis Ethereum seperti Curve dan Sobal, Neon EVM bertujuan meningkatkan interoperabilitas dan integrasi dengan alat Ethereum utama di masa depan.
Selengkapnya di halaman NEON →