Perbedaan Beam dan IOTA: Beam diperdagangkan di Rp23,99 (kapitalisasi pasar Rp1,23T, volume 24 jam Rp27,54M), sedangkan IOTA diperdagangkan di Rp605,36 (kapitalisasi pasar Rp2,78T, volume 24 jam Rp107,85M). Perbedaan utamanya: IOTA jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Beam, dan suplai Beam dibatasi (51,3B / 58,5B BEAMX (88%)), sedangkan IOTA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Beam selama 45 Hari dan IOTA selama 49 Hari.
| BEAMX | MIOTA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,23T | Rp2,78T |
Volume (24h) | Rp27,54M | Rp107,85M |
Suplai yang Beredar | 51,3B / 58,5B BEAMX (88%) | 4,6B MIOTA |
Typical Hold Time | 45 Hari | 49 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Beam, sebelumnya Merit Circle, adalah DAO yang berfokus mengembangkan ekonomi play-to-earn (P2E). Tujuannya adalah untuk menciptakan era baru gameplay di mana pengguna dapat memperoleh uang dengan memainkan game yang mereka sukai, alih-alih hanya menjadikannya sebagai hobi. Pemegang token MC memiliki hak suara untuk memutuskan masa depan organisasi, serta mendapatkan dan staking token mereka untuk memenangkan hadiah.
Selengkapnya di halaman BEAMX →IOTA adalah ledger terdistribusi dengan sebuah perbedaan signifikan: ini bukanlah sebuah blockchain. Melainkan, teknologi tersendiri yang dikenal sebagai Tangle, sebuah sistem node untuk mengkonfirmasi transaksi. Yayasan yang mengelola platform ini mengatakan IOTA menawarkan kecepatan yang melebihi blockchain konvensional serta landasan ideal bagi ekosistem Internet of Things yang terus berkembang.
Selengkapnya di halaman MIOTA →