Perbedaan Beam dan Merlin Chain: Beam diperdagangkan di Rp27,82 (kapitalisasi pasar Rp1,42T, volume 24 jam Rp51,89M), sedangkan Merlin Chain diperdagangkan di Rp310,43 (kapitalisasi pasar Rp406,59M, volume 24 jam Rp47,1M). Perbedaan utamanya: Beam jauh lebih besar — sekitar 3,5× kapitalisasi pasar Merlin Chain, dan suplai beredar Beam 51,3B / 58,5B BEAMX (88%) dibanding 1,3B / 2,1B MERL (63%) milik Merlin Chain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Beam selama 44 Hari dan Merlin Chain selama 9 Hari.
| BEAMX | MERL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,42T | Rp406,59M |
Volume (24h) | Rp51,89M | Rp47,1M |
Suplai yang Beredar | 51,3B / 58,5B BEAMX (88%) | 1,3B / 2,1B MERL (63%) |
Typical Hold Time | 44 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Beam, sebelumnya Merit Circle, adalah DAO yang berfokus mengembangkan ekonomi play-to-earn (P2E). Tujuannya adalah untuk menciptakan era baru gameplay di mana pengguna dapat memperoleh uang dengan memainkan game yang mereka sukai, alih-alih hanya menjadikannya sebagai hobi. Pemegang token MC memiliki hak suara untuk memutuskan masa depan organisasi, serta mendapatkan dan staking token mereka untuk memenangkan hadiah.
Selengkapnya di halaman BEAMX →Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →