Perbedaan Beam dan Merlin Chain: Beam diperdagangkan di Rp23,99 (kapitalisasi pasar Rp1,23T, volume 24 jam Rp27,54M), sedangkan Merlin Chain diperdagangkan di Rp321,31 (kapitalisasi pasar Rp431,89M, volume 24 jam Rp24,16M). Perbedaan utamanya: Beam jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Merlin Chain, dan suplai beredar Beam 51,3B / 58,5B BEAMX (88%) dibanding 1,4B / 2,1B MERL (65%) milik Merlin Chain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Beam selama 45 Hari dan Merlin Chain selama 10 Hari.
| BEAMX | MERL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,23T | Rp431,89M |
Volume (24h) | Rp27,54M | Rp24,16M |
Suplai yang Beredar | 51,3B / 58,5B BEAMX (88%) | 1,4B / 2,1B MERL (65%) |
Typical Hold Time | 45 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Beam, sebelumnya Merit Circle, adalah DAO yang berfokus mengembangkan ekonomi play-to-earn (P2E). Tujuannya adalah untuk menciptakan era baru gameplay di mana pengguna dapat memperoleh uang dengan memainkan game yang mereka sukai, alih-alih hanya menjadikannya sebagai hobi. Pemegang token MC memiliki hak suara untuk memutuskan masa depan organisasi, serta mendapatkan dan staking token mereka untuk memenangkan hadiah.
Selengkapnya di halaman BEAMX →Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →