Perbedaan Beam dan Terra: Beam diperdagangkan di Rp27,82 (kapitalisasi pasar Rp1,42T, volume 24 jam Rp51,89M), sedangkan Terra diperdagangkan di Rp847,87 (kapitalisasi pasar Rp598,16M, volume 24 jam Rp72,16M). Perbedaan utamanya: Beam jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Terra, dan suplai Beam dibatasi (51,3B / 58,5B BEAMX (88%)), sedangkan Terra terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Beam selama 44 Hari dan Terra selama 80 Hari.
| BEAMX | LUNA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,42T | Rp598,16M |
Volume (24h) | Rp51,89M | Rp72,16M |
Suplai yang Beredar | 51,3B / 58,5B BEAMX (88%) | 710M LUNA |
Typical Hold Time | 44 Hari | 80 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Beam, sebelumnya Merit Circle, adalah DAO yang berfokus mengembangkan ekonomi play-to-earn (P2E). Tujuannya adalah untuk menciptakan era baru gameplay di mana pengguna dapat memperoleh uang dengan memainkan game yang mereka sukai, alih-alih hanya menjadikannya sebagai hobi. Pemegang token MC memiliki hak suara untuk memutuskan masa depan organisasi, serta mendapatkan dan staking token mereka untuk memenangkan hadiah.
Selengkapnya di halaman BEAMX →Protokol Terra 2.0 adalah protokol blockchain publik yang terdesentralisasi dan open-source. Luna adalah token staking asli protokol Terra yang digunakan untuk tata kelola dan penambangan. Jaringan Terra 2.0 tidak akan memiliki stablecoin, dan pemegang jaringan Terra Classic lama akan mendapatkan koin asli Luna yang baru. Dalam rencananya, pengembang ekosistem Terra akan bermigrasi dan menyebarkan dapps mereka di blockchain baru.
Selengkapnya di halaman LUNA →