Perbedaan Beam dan Hashflow: Beam diperdagangkan di Rp27,82 (kapitalisasi pasar Rp1,42T, volume 24 jam Rp51,89M), sedangkan Hashflow diperdagangkan di Rp155,56 (kapitalisasi pasar Rp132,2M, volume 24 jam Rp46,1M). Perbedaan utamanya: Beam jauh lebih besar — sekitar 10,7× kapitalisasi pasar Hashflow, dan suplai Beam dibatasi (51,3B / 58,5B BEAMX (88%)), sedangkan Hashflow terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Beam selama 44 Hari dan Hashflow selama 35 Hari.
| BEAMX | HFT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,42T | Rp132,2M |
Volume (24h) | Rp51,89M | Rp46,1M |
Suplai yang Beredar | 51,3B / 58,5B BEAMX (88%) | 849M HFT |
Typical Hold Time | 44 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Beam, sebelumnya Merit Circle, adalah DAO yang berfokus mengembangkan ekonomi play-to-earn (P2E). Tujuannya adalah untuk menciptakan era baru gameplay di mana pengguna dapat memperoleh uang dengan memainkan game yang mereka sukai, alih-alih hanya menjadikannya sebagai hobi. Pemegang token MC memiliki hak suara untuk memutuskan masa depan organisasi, serta mendapatkan dan staking token mereka untuk memenangkan hadiah.
Selengkapnya di halaman BEAMX →Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.
Selengkapnya di halaman HFT →