Perbedaan Beam dan Haedal Protocol: Beam diperdagangkan di Rp27,82 (kapitalisasi pasar Rp1,42T, volume 24 jam Rp51,89M), sedangkan Haedal Protocol diperdagangkan di Rp289,42 (kapitalisasi pasar Rp131,06M, volume 24 jam Rp28,19M). Perbedaan utamanya: Beam jauh lebih besar — sekitar 10,8× kapitalisasi pasar Haedal Protocol, dan suplai beredar Beam 51,3B / 58,5B BEAMX (88%) dibanding 454,2M / 1B HAEDAL (46%) milik Haedal Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Beam selama 44 Hari dan Haedal Protocol selama 14 Hari.
| BEAMX | HAEDAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,42T | Rp131,06M |
Volume (24h) | Rp51,89M | Rp28,19M |
Suplai yang Beredar | 51,3B / 58,5B BEAMX (88%) | 454,2M / 1B HAEDAL (46%) |
Typical Hold Time | 44 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Beam, sebelumnya Merit Circle, adalah DAO yang berfokus mengembangkan ekonomi play-to-earn (P2E). Tujuannya adalah untuk menciptakan era baru gameplay di mana pengguna dapat memperoleh uang dengan memainkan game yang mereka sukai, alih-alih hanya menjadikannya sebagai hobi. Pemegang token MC memiliki hak suara untuk memutuskan masa depan organisasi, serta mendapatkan dan staking token mereka untuk memenangkan hadiah.
Selengkapnya di halaman BEAMX →Haedal adalah protokol liquid staking terkemuka yang dibangun secara native di jaringan Sui. Protokol ini menyediakan infrastruktur yang kuat, memungkinkan pengguna untuk melakukan staking token SUI dan Walrus ke validator guna memperoleh imbal hasil konsensus secara berkelanjutan, sekaligus membuka likuiditas LST yang dapat dimanfaatkan di berbagai ekosistem DeFi. Haedal bertujuan menjadi tempat utama bagi pengguna untuk staking dan mendapatkan imbal hasil di ekosistem Sui.
Selengkapnya di halaman HAEDAL →