Perbedaan Beam dan GMX: Beam diperdagangkan di Rp27,82 (kapitalisasi pasar Rp1,42T, volume 24 jam Rp52,01M), sedangkan GMX diperdagangkan di Rp101.825 (kapitalisasi pasar Rp1,06T, volume 24 jam Rp44,65M). Perbedaan utamanya: Beam lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Beam 51,3B / 58,5B BEAMX (88%) dibanding 10,4M / 13,3M GMX (79%) milik GMX. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Beam selama 44 Hari dan GMX selama 45 Hari.
| BEAMX | GMX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,42T | Rp1,06T |
Volume (24h) | Rp52,01M | Rp44,65M |
Suplai yang Beredar | 51,3B / 58,5B BEAMX (88%) | 10,4M / 13,3M GMX (79%) |
Typical Hold Time | 44 Hari | 45 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Beam, sebelumnya Merit Circle, adalah DAO yang berfokus mengembangkan ekonomi play-to-earn (P2E). Tujuannya adalah untuk menciptakan era baru gameplay di mana pengguna dapat memperoleh uang dengan memainkan game yang mereka sukai, alih-alih hanya menjadikannya sebagai hobi. Pemegang token MC memiliki hak suara untuk memutuskan masa depan organisasi, serta mendapatkan dan staking token mereka untuk memenangkan hadiah.
Selengkapnya di halaman BEAMX →GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →