Perbedaan Beam dan Flare: Beam diperdagangkan di Rp24,13 (kapitalisasi pasar Rp1,23T, volume 24 jam Rp27,7M), sedangkan Flare diperdagangkan di Rp107,37 (kapitalisasi pasar Rp9,33T, volume 24 jam Rp31,71M). Perbedaan utamanya: Flare jauh lebih besar — sekitar 7,6× kapitalisasi pasar Beam, dan suplai Beam dibatasi (51,3B / 58,5B BEAMX (88%)), sedangkan Flare terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Beam selama 45 Hari dan Flare selama 32 Hari.
| BEAMX | FLR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,23T | Rp9,33T |
Volume (24h) | Rp27,7M | Rp31,71M |
Suplai yang Beredar | 51,3B / 58,5B BEAMX (88%) | 86,9B FLR |
Typical Hold Time | 45 Hari | 32 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Beam, sebelumnya Merit Circle, adalah DAO yang berfokus mengembangkan ekonomi play-to-earn (P2E). Tujuannya adalah untuk menciptakan era baru gameplay di mana pengguna dapat memperoleh uang dengan memainkan game yang mereka sukai, alih-alih hanya menjadikannya sebagai hobi. Pemegang token MC memiliki hak suara untuk memutuskan masa depan organisasi, serta mendapatkan dan staking token mereka untuk memenangkan hadiah.
Selengkapnya di halaman BEAMX →Flare adalah blockchain Layer 1 berbasis EVM yang dirancang untuk meningkatkan kegunaan teknologi blockchain dengan menyediakan akses terdesentralisasi bagi pengembang ke data berkualitas tinggi dari berbagai blockchain dan internet. Kemampuan ini mendorong terciptanya kasus penggunaan baru dan model monetisasi, memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) beroperasi di beberapa chain dengan satu kali penerapan.
Selengkapnya di halaman FLR →