Perbedaan Beam dan Epic Chain: Beam diperdagangkan di Rp27,82 (kapitalisasi pasar Rp1,42T, volume 24 jam Rp51,89M), sedangkan Epic Chain diperdagangkan di Rp6.945 (kapitalisasi pasar Rp232,94M, volume 24 jam Rp187,57M). Perbedaan utamanya: Beam jauh lebih besar — sekitar 6,1× kapitalisasi pasar Epic Chain, dan suplai beredar Beam 51,3B / 58,5B BEAMX (88%) dibanding 33,6M / 33,6M EPIC (100%) milik Epic Chain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Beam selama 44 Hari dan Epic Chain selama 10 Hari.
| BEAMX | EPIC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,42T | Rp232,94M |
Volume (24h) | Rp51,89M | Rp187,57M |
Suplai yang Beredar | 51,3B / 58,5B BEAMX (88%) | 33,6M / 33,6M EPIC (100%) |
Typical Hold Time | 44 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Beam, sebelumnya Merit Circle, adalah DAO yang berfokus mengembangkan ekonomi play-to-earn (P2E). Tujuannya adalah untuk menciptakan era baru gameplay di mana pengguna dapat memperoleh uang dengan memainkan game yang mereka sukai, alih-alih hanya menjadikannya sebagai hobi. Pemegang token MC memiliki hak suara untuk memutuskan masa depan organisasi, serta mendapatkan dan staking token mereka untuk memenangkan hadiah.
Selengkapnya di halaman BEAMX →Epic Chain (EPIC), penerus Ethernity Chain (ERN), disetujui oleh 97,1% komunitas dan kini beroperasi sebagai blockchain ETH Layer 2. Berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA) dan hiburan, platform ini mengintegrasikan keamanan berbasis AI, DRM, dan teknologi Web3. Dengan pasar hiburan diperkirakan mencapai $3,5 triliun pada 2030, Epic Chain memungkinkan merek global membawa franchise mereka ke blockchain, termasuk tokoh ikonik seperti Messi, Shaq, dan Muhammad Ali. Kini, Epic memperluas jangkauannya ke franchise hiburan terkemuka dengan skalabilitas, keamanan, dan efisiensi yang lebih baik.
Selengkapnya di halaman EPIC →