Perbedaan Beam dan dYdX: Beam diperdagangkan di Rp27,82 (kapitalisasi pasar Rp1,42T, volume 24 jam Rp52,01M), sedangkan dYdX diperdagangkan di Rp2.315 (kapitalisasi pasar Rp1,95T, volume 24 jam Rp103,48M). Perbedaan utamanya: dYdX lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Beam 51,3B / 58,5B BEAMX (88%) dibanding 848,6M / 1B DYDX (85%) milik dYdX. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Beam selama 44 Hari dan dYdX selama 55 Hari.
| BEAMX | DYDX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,42T | Rp1,95T |
Volume (24h) | Rp52,01M | Rp103,48M |
Suplai yang Beredar | 51,3B / 58,5B BEAMX (88%) | 848,6M / 1B DYDX (85%) |
Typical Hold Time | 44 Hari | 55 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Beam, sebelumnya Merit Circle, adalah DAO yang berfokus mengembangkan ekonomi play-to-earn (P2E). Tujuannya adalah untuk menciptakan era baru gameplay di mana pengguna dapat memperoleh uang dengan memainkan game yang mereka sukai, alih-alih hanya menjadikannya sebagai hobi. Pemegang token MC memiliki hak suara untuk memutuskan masa depan organisasi, serta mendapatkan dan staking token mereka untuk memenangkan hadiah.
Selengkapnya di halaman BEAMX →DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →