Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) vs Reksa Dana Indeks Premier ETF MSCI Indonesia Large Cap (XIML)

Bank Danamon Indonesia TbkTrading
Reksa Dana Indeks Premier ETF MSCI Indonesia Large CapTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Danamon Indonesia Tbk dan Reksa Dana Indeks Premier ETF MSCI Indonesia Large Cap: Bank Danamon Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp4.160 (kapitalisasi pasar 41,61 T, volume 24 jam 2,38 jt), sedangkan Reksa Dana Indeks Premier ETF MSCI Indonesia Large Cap diperdagangkan di Rp189 (kapitalisasi pasar 32,38 M, volume 24 jam 10 rb). Perbedaan utamanya: Bank Danamon Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 1285,1× kapitalisasi pasar Reksa Dana Indeks Premier ETF MSCI Indonesia Large Cap, dan Bank Danamon Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (2,38 jt vs 10 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BDMNXIML
Kapitalisasi Pasar
41,61 T32,38 M
Volume
2,38 jt10 rb
Lot
23,81 rb100
Perputaran
10,02 M1,89 jt
Harga Rata-rata
4.206,89189
Nilai Transaksi
10,02 M1,89 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
4.160
Volume Ekuilibrium Indikatif
262

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BDMN
Lihat detail

Tentang Bank Danamon Indonesia Tbk

Bank Danamon (the Bank) domiciled in Jakarta, was established on July 16, 1956, based on the notarial deed No. 134 of Meester Raden Soedja, S.H. The Bank received its permit as a commercial bank the following September 1956, and became a foreign exchange bank in November 1988. During the Asian Financial crisis of 1997, Bank Danamon ran into a liquidity insolvency and was taken over by the government of Indonesia in April 1998, which placed in the care of the Indonesian Bank Restructuring Agency (IBRA) to be included in the bank recapitalization and merger programs. Following a third rights issue by Bank Danamon and the subsequent merging of Bank PDFCI into the Bank on December 30, 1999; the racapitalizaton of Bank Danamon which increased its statutory capital To Rp 10 trillion on May 17, 2000; and the merging of eight private banks (Bank Jaya, Bank Tiara Asia, Bank Pos Nusntara, Bank Rama, Bank Tamara, Bank Nusa Nasional, Bank Duta and Bank Bank Risjad Salim International) into Bank Danamon on June 30, 2000; Bank Danamon re-emerged as one of Indonesia’s four designated core banks along with Bank Central Asia in the private sector, and with Bank andiri and Bank BNI in the Public sector.

Selengkapnya di halaman BDMN

Tentang Reksa Dana Indeks Premier ETF MSCI Indonesia Large Cap

Selengkapnya di halaman XIML