Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) vs Widodo Makmur Perkasa Tbk. (WMPP)

Bank Danamon Indonesia TbkTrading
Widodo Makmur Perkasa Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Danamon Indonesia Tbk dan Widodo Makmur Perkasa Tbk.: Bank Danamon Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp4.150 (kapitalisasi pasar 40,06 T, volume 24 jam 1,96 jt), sedangkan Widodo Makmur Perkasa Tbk. diperdagangkan di Rp22 (kapitalisasi pasar 617,8 M, volume 24 jam 26,35 jt). Perbedaan utamanya: Bank Danamon Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 64,8× kapitalisasi pasar Widodo Makmur Perkasa Tbk., dan Widodo Makmur Perkasa Tbk. lebih aktif diperdagangkan (26,35 jt vs 1,96 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BDMNWMPP
Kapitalisasi Pasar
40,06 T617,8 M
Volume
1,96 jt26,35 jt
Lot
19,62 rb263,52 rb
Perputaran
8,11 M553,82 jt
Harga Rata-rata
4.134,321,02
Nilai Transaksi
8,11 M553,82 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
4.15022
Volume Ekuilibrium Indikatif
39021,9 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BDMN
Lihat detail
WMPP
Lihat detail

Tentang Bank Danamon Indonesia Tbk

Bank Danamon (the Bank) domiciled in Jakarta, was established on July 16, 1956, based on the notarial deed No. 134 of Meester Raden Soedja, S.H. The Bank received its permit as a commercial bank the following September 1956, and became a foreign exchange bank in November 1988. During the Asian Financial crisis of 1997, Bank Danamon ran into a liquidity insolvency and was taken over by the government of Indonesia in April 1998, which placed in the care of the Indonesian Bank Restructuring Agency (IBRA) to be included in the bank recapitalization and merger programs. Following a third rights issue by Bank Danamon and the subsequent merging of Bank PDFCI into the Bank on December 30, 1999; the racapitalizaton of Bank Danamon which increased its statutory capital To Rp 10 trillion on May 17, 2000; and the merging of eight private banks (Bank Jaya, Bank Tiara Asia, Bank Pos Nusntara, Bank Rama, Bank Tamara, Bank Nusa Nasional, Bank Duta and Bank Bank Risjad Salim International) into Bank Danamon on June 30, 2000; Bank Danamon re-emerged as one of Indonesia’s four designated core banks along with Bank Central Asia in the private sector, and with Bank andiri and Bank BNI in the Public sector.

Selengkapnya di halaman BDMN

Tentang Widodo Makmur Perkasa Tbk.

PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 1 dated April 1, 2003 of Notary Durachman, S.H. The ultimate controlling shareholder of the Company is Mr. Tumiyana. The company commenced commercial operations in April 1, 2003

Selengkapnya di halaman WMPP