Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) vs Agung Semesta Sejahtera Tbk. (TARA)

Bank Danamon Indonesia Tbk
Agung Semesta Sejahtera Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Danamon Indonesia Tbk dan Agung Semesta Sejahtera Tbk.: Bank Danamon Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp4.150 (kapitalisasi pasar 40,06 T, volume 24 jam 1,96 jt), sedangkan Agung Semesta Sejahtera Tbk. diperdagangkan di Rp31 (kapitalisasi pasar 302,09 M, volume 24 jam 760,8 rb). Perbedaan utamanya: Bank Danamon Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 132,6× kapitalisasi pasar Agung Semesta Sejahtera Tbk., dan Bank Danamon Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (1,96 jt vs 760,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BDMNTARA
Kapitalisasi Pasar
40,06 T302,09 M
Volume
1,96 jt760,8 rb
Lot
19,62 rb7,61 rb
Perputaran
8,11 M23,55 jt
Harga Rata-rata
4.134,330,96
Nilai Transaksi
8,11 M23,55 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
4.15031
Volume Ekuilibrium Indikatif
3901 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BDMN
Lihat detail

Tentang Bank Danamon Indonesia Tbk

Bank Danamon (the Bank) domiciled in Jakarta, was established on July 16, 1956, based on the notarial deed No. 134 of Meester Raden Soedja, S.H. The Bank received its permit as a commercial bank the following September 1956, and became a foreign exchange bank in November 1988. During the Asian Financial crisis of 1997, Bank Danamon ran into a liquidity insolvency and was taken over by the government of Indonesia in April 1998, which placed in the care of the Indonesian Bank Restructuring Agency (IBRA) to be included in the bank recapitalization and merger programs. Following a third rights issue by Bank Danamon and the subsequent merging of Bank PDFCI into the Bank on December 30, 1999; the racapitalizaton of Bank Danamon which increased its statutory capital To Rp 10 trillion on May 17, 2000; and the merging of eight private banks (Bank Jaya, Bank Tiara Asia, Bank Pos Nusntara, Bank Rama, Bank Tamara, Bank Nusa Nasional, Bank Duta and Bank Bank Risjad Salim International) into Bank Danamon on June 30, 2000; Bank Danamon re-emerged as one of Indonesia’s four designated core banks along with Bank Central Asia in the private sector, and with Bank andiri and Bank BNI in the Public sector.

Selengkapnya di halaman BDMN

Tentang Agung Semesta Sejahtera Tbk.

PT Sitara Propertindo Tbk (the Company) formerly PT Garda Jaya Prima was established based on Notarial Deed No. 2 dated July 28, 2006 of Patricia Bunandi Panggabean S.H., notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman TARA