Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) vs Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG)

Bank Danamon Indonesia TbkTrading
Saratoga Investama Sedaya Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Danamon Indonesia Tbk dan Saratoga Investama Sedaya Tbk.: Bank Danamon Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp4.150 (kapitalisasi pasar 40,06 T, volume 24 jam 1,96 jt), sedangkan Saratoga Investama Sedaya Tbk. diperdagangkan di Rp1.615 (kapitalisasi pasar 21,5 T, volume 24 jam 2,28 jt). Perbedaan utamanya: Bank Danamon Indonesia Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Saratoga Investama Sedaya Tbk. lebih aktif diperdagangkan (2,28 jt vs 1,96 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BDMNSRTG
Kapitalisasi Pasar
40,06 T21,5 T
Volume
1,96 jt2,28 jt
Lot
19,62 rb22,8 rb
Perputaran
8,11 M3,65 M
Harga Rata-rata
4.134,31.602,26
Nilai Transaksi
8,11 M3,65 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
4.1501.615
Volume Ekuilibrium Indikatif
390492

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BDMN
Lihat detail
SRTG
Lihat detail

Tentang Bank Danamon Indonesia Tbk

Bank Danamon (the Bank) domiciled in Jakarta, was established on July 16, 1956, based on the notarial deed No. 134 of Meester Raden Soedja, S.H. The Bank received its permit as a commercial bank the following September 1956, and became a foreign exchange bank in November 1988. During the Asian Financial crisis of 1997, Bank Danamon ran into a liquidity insolvency and was taken over by the government of Indonesia in April 1998, which placed in the care of the Indonesian Bank Restructuring Agency (IBRA) to be included in the bank recapitalization and merger programs. Following a third rights issue by Bank Danamon and the subsequent merging of Bank PDFCI into the Bank on December 30, 1999; the racapitalizaton of Bank Danamon which increased its statutory capital To Rp 10 trillion on May 17, 2000; and the merging of eight private banks (Bank Jaya, Bank Tiara Asia, Bank Pos Nusntara, Bank Rama, Bank Tamara, Bank Nusa Nasional, Bank Duta and Bank Bank Risjad Salim International) into Bank Danamon on June 30, 2000; Bank Danamon re-emerged as one of Indonesia’s four designated core banks along with Bank Central Asia in the private sector, and with Bank andiri and Bank BNI in the Public sector.

Selengkapnya di halaman BDMN

Tentang Saratoga Investama Sedaya Tbk.

PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (the Company) was established in Jakarta based on Notarial Deed No. 41 dated May 17, 1991 in conjuction with Notarial Deed No.33 dated July 13 1992, both of Ny. Rukmasanti Hardjasatya, SH., Notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman SRTG