Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) vs Singaraja Putra Tbk. (SINI)

Bank Danamon Indonesia TbkTrading
Singaraja Putra Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Danamon Indonesia Tbk dan Singaraja Putra Tbk.: Bank Danamon Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp4.220 (kapitalisasi pasar 41,61 T, volume 24 jam 482,9 rb), sedangkan Singaraja Putra Tbk. diperdagangkan di Rp6.900 (kapitalisasi pasar 8,51 T, volume 24 jam 240,3 rb). Perbedaan utamanya: Bank Danamon Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 4,9× kapitalisasi pasar Singaraja Putra Tbk., dan Bank Danamon Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (482,9 rb vs 240,3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BDMNSINI
Kapitalisasi Pasar
41,61 T8,51 T
Volume
482,9 rb240,3 rb
Lot
4,83 rb2,4 rb
Perputaran
2,06 M1,66 M
Harga Rata-rata
4.274,566.922,16
Nilai Transaksi
2,06 M1,66 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
4.3306.975
Volume Ekuilibrium Indikatif
197165

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BDMN
Lihat detail
SINI
Lihat detail

Tentang Bank Danamon Indonesia Tbk

Bank Danamon (the Bank) domiciled in Jakarta, was established on July 16, 1956, based on the notarial deed No. 134 of Meester Raden Soedja, S.H. The Bank received its permit as a commercial bank the following September 1956, and became a foreign exchange bank in November 1988. During the Asian Financial crisis of 1997, Bank Danamon ran into a liquidity insolvency and was taken over by the government of Indonesia in April 1998, which placed in the care of the Indonesian Bank Restructuring Agency (IBRA) to be included in the bank recapitalization and merger programs. Following a third rights issue by Bank Danamon and the subsequent merging of Bank PDFCI into the Bank on December 30, 1999; the racapitalizaton of Bank Danamon which increased its statutory capital To Rp 10 trillion on May 17, 2000; and the merging of eight private banks (Bank Jaya, Bank Tiara Asia, Bank Pos Nusntara, Bank Rama, Bank Tamara, Bank Nusa Nasional, Bank Duta and Bank Bank Risjad Salim International) into Bank Danamon on June 30, 2000; Bank Danamon re-emerged as one of Indonesia’s four designated core banks along with Bank Central Asia in the private sector, and with Bank andiri and Bank BNI in the Public sector.

Selengkapnya di halaman BDMN

Tentang Singaraja Putra Tbk.

PT Singaraja Putra Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 52 dated November 23, 2005 of Notary Sri Herawati Anwar Effendi, S.H. The Company commenced commercialoperations in 2006.

Selengkapnya di halaman SINI