Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) vs Waran Seri I Isra Presisi Indonesia Tbk. (ISAP-W)

Bank Danamon Indonesia TbkTrading
Waran Seri I Isra Presisi Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Danamon Indonesia Tbk dan Waran Seri I Isra Presisi Indonesia Tbk.: Bank Danamon Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp4.150 (kapitalisasi pasar 40,06 T, volume 24 jam 1,96 jt), sedangkan Waran Seri I Isra Presisi Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp14 (kapitalisasi pasar 10,5 M, volume 24 jam 8,67 jt). Perbedaan utamanya: Bank Danamon Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 3815,2× kapitalisasi pasar Waran Seri I Isra Presisi Indonesia Tbk., dan Waran Seri I Isra Presisi Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (8,67 jt vs 1,96 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BDMNISAP-W
Kapitalisasi Pasar
40,06 T10,5 M
Volume
1,96 jt8,67 jt
Lot
19,62 rb86,73 rb
Perputaran
8,11 M112,89 jt
Harga Rata-rata
4.134,313,02
Nilai Transaksi
8,11 M112,89 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
4.15014
Volume Ekuilibrium Indikatif
3901 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BDMN
Lihat detail

Tentang Bank Danamon Indonesia Tbk

Bank Danamon (the Bank) domiciled in Jakarta, was established on July 16, 1956, based on the notarial deed No. 134 of Meester Raden Soedja, S.H. The Bank received its permit as a commercial bank the following September 1956, and became a foreign exchange bank in November 1988. During the Asian Financial crisis of 1997, Bank Danamon ran into a liquidity insolvency and was taken over by the government of Indonesia in April 1998, which placed in the care of the Indonesian Bank Restructuring Agency (IBRA) to be included in the bank recapitalization and merger programs. Following a third rights issue by Bank Danamon and the subsequent merging of Bank PDFCI into the Bank on December 30, 1999; the racapitalizaton of Bank Danamon which increased its statutory capital To Rp 10 trillion on May 17, 2000; and the merging of eight private banks (Bank Jaya, Bank Tiara Asia, Bank Pos Nusntara, Bank Rama, Bank Tamara, Bank Nusa Nasional, Bank Duta and Bank Bank Risjad Salim International) into Bank Danamon on June 30, 2000; Bank Danamon re-emerged as one of Indonesia’s four designated core banks along with Bank Central Asia in the private sector, and with Bank andiri and Bank BNI in the Public sector.

Selengkapnya di halaman BDMN

Tentang Waran Seri I Isra Presisi Indonesia Tbk.

PT Isra Presisi Indonesia Tbk ("The Company") was established on October 22, 2011 based on Notary Deed No. 47 of Evi Nursamsiyati, S.H. The Company started its commercial operations in2011.

Selengkapnya di halaman ISAP-W