Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) vs Pelita Teknologi Global Tbk. (CHIP)

Bank Danamon Indonesia TbkTrading
Pelita Teknologi Global Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Danamon Indonesia Tbk dan Pelita Teknologi Global Tbk.: Bank Danamon Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp4.300 (kapitalisasi pasar 40,64 T, volume 24 jam 2,17 jt), sedangkan Pelita Teknologi Global Tbk. diperdagangkan di Rp900 (kapitalisasi pasar 725,4 M, volume 24 jam 144,8 rb). Perbedaan utamanya: Bank Danamon Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 56× kapitalisasi pasar Pelita Teknologi Global Tbk., dan Bank Danamon Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (2,17 jt vs 144,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BDMNCHIP
Kapitalisasi Pasar
40,64 T725,4 M
Volume
2,17 jt144,8 rb
Lot
21,66 rb1,45 rb
Perputaran
9,21 M128,12 jt
Harga Rata-rata
4.252,3884,82
Nilai Transaksi
9,21 M128,12 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
4.300900
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,51 rb3

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BDMN
Lihat detail
CHIP
Lihat detail

Tentang Bank Danamon Indonesia Tbk

Bank Danamon (the Bank) domiciled in Jakarta, was established on July 16, 1956, based on the notarial deed No. 134 of Meester Raden Soedja, S.H. The Bank received its permit as a commercial bank the following September 1956, and became a foreign exchange bank in November 1988. During the Asian Financial crisis of 1997, Bank Danamon ran into a liquidity insolvency and was taken over by the government of Indonesia in April 1998, which placed in the care of the Indonesian Bank Restructuring Agency (IBRA) to be included in the bank recapitalization and merger programs. Following a third rights issue by Bank Danamon and the subsequent merging of Bank PDFCI into the Bank on December 30, 1999; the racapitalizaton of Bank Danamon which increased its statutory capital To Rp 10 trillion on May 17, 2000; and the merging of eight private banks (Bank Jaya, Bank Tiara Asia, Bank Pos Nusntara, Bank Rama, Bank Tamara, Bank Nusa Nasional, Bank Duta and Bank Bank Risjad Salim International) into Bank Danamon on June 30, 2000; Bank Danamon re-emerged as one of Indonesia’s four designated core banks along with Bank Central Asia in the private sector, and with Bank andiri and Bank BNI in the Public sector.

Selengkapnya di halaman BDMN

Tentang Pelita Teknologi Global Tbk.

PT Pelita Teknologi Global Tbk (the “Company”) was established based on Notarial Deed No. 3 dated February 24, 2017 of Rumondang Nauli Hutadjulu, S.H., notary in Jakarta. The Company started itscommercial operations in 2021.

Selengkapnya di halaman CHIP