Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) vs Unilever Indonesia Tbk. (UNVR)

Berdikari Pondasi Perkasa TbkTrading
Unilever Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Berdikari Pondasi Perkasa Tbk dan Unilever Indonesia Tbk.: Berdikari Pondasi Perkasa Tbk diperdagangkan di Rp144 (kapitalisasi pasar 689,86 M, volume 24 jam 8,95 jt), sedangkan Unilever Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp1.680 (kapitalisasi pasar 66 T, volume 24 jam 27,32 jt). Perbedaan utamanya: Unilever Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 95,7× kapitalisasi pasar Berdikari Pondasi Perkasa Tbk, dan Unilever Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (27,32 jt vs 8,95 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BDKRUNVR
Kapitalisasi Pasar
689,86 M66 T
Volume
8,95 jt27,32 jt
Lot
89,48 rb273,2 rb
Perputaran
1,29 M45,85 M
Harga Rata-rata
143,891.678,06
Nilai Transaksi
1,29 M45,85 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1441.680
Volume Ekuilibrium Indikatif
7512,25 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BDKR
Lihat detail
UNVR
Lihat detail

Tentang Berdikari Pondasi Perkasa Tbk

PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (the “Company”) was established on February 27, 1984 based onNotarial Deed No. 81 of Gretha Liestijawatie, S.H. The Company started its commercial operations onFebruary 27, 1984. The controlling interest of the Company is owned by an individual namely Tan John Tanuwijaya.

Selengkapnya di halaman BDKR

Tentang Unilever Indonesia Tbk.

PT Unilever Indonesia Tbk (the Company) was established on 5 December 1933 as Levers Zeepfabrieken N.V. by deed No. 23 of Mr. A.H. van Ophuijsen, a notary in Batavia, which was approved by the Gouverneur Generaal van Nederlandsch-Indie in letter No. 14 on 16 December 1933, registered at the Raad van Justitie in Batavia under No. 302 on 22 December 1933 and published in the Javasche Courant on 9 January 1934, Supplement No. 3.

Selengkapnya di halaman UNVR