Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) vs Kawasan Industri Jababeka Tbk. (KIJA)

Berdikari Pondasi Perkasa Tbk
Kawasan Industri Jababeka Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Berdikari Pondasi Perkasa Tbk dan Kawasan Industri Jababeka Tbk.: Berdikari Pondasi Perkasa Tbk diperdagangkan di Rp144 (kapitalisasi pasar 689,86 M, volume 24 jam 8,95 jt), sedangkan Kawasan Industri Jababeka Tbk. diperdagangkan di Rp125 (kapitalisasi pasar 2,64 T, volume 24 jam 82,54 jt). Perbedaan utamanya: Kawasan Industri Jababeka Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,8× kapitalisasi pasar Berdikari Pondasi Perkasa Tbk, dan Kawasan Industri Jababeka Tbk. lebih aktif diperdagangkan (82,54 jt vs 8,95 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BDKRKIJA
Kapitalisasi Pasar
689,86 M2,64 T
Volume
8,95 jt82,54 jt
Lot
89,48 rb825,39 rb
Perputaran
1,29 M10,2 M
Harga Rata-rata
143,89123,6
Nilai Transaksi
1,29 M10,2 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
144125
Volume Ekuilibrium Indikatif
7574,14 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BDKR
Lihat detail
KIJA
Lihat detail

Tentang Berdikari Pondasi Perkasa Tbk

PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (the “Company”) was established on February 27, 1984 based onNotarial Deed No. 81 of Gretha Liestijawatie, S.H. The Company started its commercial operations onFebruary 27, 1984. The controlling interest of the Company is owned by an individual namely Tan John Tanuwijaya.

Selengkapnya di halaman BDKR

Tentang Kawasan Industri Jababeka Tbk.

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law No.6 year 1968 which was amended by Law No.12 year 1970, based on notarial deed No.18 of Maria Kristiana Soeharyo, S.H., dated January 12, 1989. The Company started its commercial operations in 1990. The Companys shares are listed on JSX and SSX.

Selengkapnya di halaman KIJA