Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) vs Champion Pacific Indonesia Tbk. (IGAR)

Berdikari Pondasi Perkasa TbkTrading
Champion Pacific Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Berdikari Pondasi Perkasa Tbk dan Champion Pacific Indonesia Tbk.: Berdikari Pondasi Perkasa Tbk diperdagangkan di Rp144 (kapitalisasi pasar 689,86 M, volume 24 jam 8,95 jt), sedangkan Champion Pacific Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp406 (kapitalisasi pasar 372,97 M, volume 24 jam 112,8 rb). Perbedaan utamanya: Berdikari Pondasi Perkasa Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Berdikari Pondasi Perkasa Tbk lebih aktif diperdagangkan (8,95 jt vs 112,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BDKRIGAR
Kapitalisasi Pasar
689,86 M372,97 M
Volume
8,95 jt112,8 rb
Lot
89,48 rb1,13 rb
Perputaran
1,29 M47 jt
Harga Rata-rata
143,89416,63
Nilai Transaksi
1,29 M47 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
144402
Volume Ekuilibrium Indikatif
75200

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BDKR
Lihat detail
IGAR
Lihat detail

Tentang Berdikari Pondasi Perkasa Tbk

PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (the “Company”) was established on February 27, 1984 based onNotarial Deed No. 81 of Gretha Liestijawatie, S.H. The Company started its commercial operations onFebruary 27, 1984. The controlling interest of the Company is owned by an individual namely Tan John Tanuwijaya.

Selengkapnya di halaman BDKR

Tentang Champion Pacific Indonesia Tbk.

PT Champion Pacific Indonesia Tbk (The Company) formerly PT Kageo Igar Jaya was established under the name of PT Igar Jaya based on Notarial deed No. 195 dated October 30, 1975, of Mohamad Said Tadjoedin, SH, Notary in Jakarta. Igar Jaya was founded in October 1975 in the Republic of Indonesia as a joint venture with Owens-Illinois, a leading glass container manufacturer in the United States, initially in the production of glass vial and ampoules to support Indonesia’s pharmaceutical industry. However since 1987, due to customer demand, the Company has expanded to the business of plastic, aluminum foil (flexible packaging) and paper folding carton packaging products as well as disposable syringe not only to meet the needs of Indonesia’s pharmaceutical industry but also its cosmetic and food industries. In 1988, the Company relinquished its joint venture status with a view to entering the global market and today has customers in 14 countries outside Indonesia. These include: Britain, Bangladesh, Canada, Guinea, Malaysia, Mauritius, Pakistan, the Philippines, Saudi Arabia, Singapore, Thailand, Trinidad & Tobago, the United States and Zaire.

Selengkapnya di halaman IGAR