Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) vs Eratex Djaja Tbk. (ERTX)

Berdikari Pondasi Perkasa Tbk
Eratex Djaja Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Berdikari Pondasi Perkasa Tbk dan Eratex Djaja Tbk.: Berdikari Pondasi Perkasa Tbk diperdagangkan di Rp144 (kapitalisasi pasar 689,86 M, volume 24 jam 8,95 jt), sedangkan Eratex Djaja Tbk. diperdagangkan di Rp146 (kapitalisasi pasar 189,12 M, volume 24 jam 434,4 rb). Perbedaan utamanya: Berdikari Pondasi Perkasa Tbk jauh lebih besar — sekitar 3,6× kapitalisasi pasar Eratex Djaja Tbk., dan Berdikari Pondasi Perkasa Tbk lebih aktif diperdagangkan (8,95 jt vs 434,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BDKRERTX
Kapitalisasi Pasar
689,86 M189,12 M
Volume
8,95 jt434,4 rb
Lot
89,48 rb4,34 rb
Perputaran
1,29 M62,18 jt
Harga Rata-rata
143,89143,15
Nilai Transaksi
1,29 M62,18 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
144146
Volume Ekuilibrium Indikatif
75400

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BDKR
Lihat detail
ERTX
Lihat detail

Tentang Berdikari Pondasi Perkasa Tbk

PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (the “Company”) was established on February 27, 1984 based onNotarial Deed No. 81 of Gretha Liestijawatie, S.H. The Company started its commercial operations onFebruary 27, 1984. The controlling interest of the Company is owned by an individual namely Tan John Tanuwijaya.

Selengkapnya di halaman BDKR

Tentang Eratex Djaja Tbk.

PT Eratex Djaja Tbk (the "Entity") was established in the framework of Foreign Capital Investment Law No.1, 1967 by Notarial Deed No.7 dated October 12, 1972 based on Deed prepared by Koerniatini Karim, Public Notary in Jakarta. Founded in 1972 as a joint venture company between PT Private Development Finance Company of Indonesia Ltd. and Limmen Investment Ltd., Unisouh Holding Ltd., Eastern Cotton Mills Ltd. Yarn spinning factory was built in 1973 on 17 ha of land in Probolinggo.

Selengkapnya di halaman ERTX