Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) vs Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS)

Berdikari Pondasi Perkasa TbkTrading
Merdeka Gold Resources Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Berdikari Pondasi Perkasa Tbk dan Merdeka Gold Resources Tbk.: Berdikari Pondasi Perkasa Tbk diperdagangkan di Rp162 (kapitalisasi pasar 770,19 M, volume 24 jam 11,5 jt), sedangkan Merdeka Gold Resources Tbk. diperdagangkan di Rp7.550 (kapitalisasi pasar 113,06 T, volume 24 jam 4,96 jt). Perbedaan utamanya: Merdeka Gold Resources Tbk. jauh lebih besar — sekitar 146,8× kapitalisasi pasar Berdikari Pondasi Perkasa Tbk, dan Berdikari Pondasi Perkasa Tbk lebih aktif diperdagangkan (11,5 jt vs 4,96 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BDKREMAS
Kapitalisasi Pasar
770,19 M113,06 T
Volume
11,5 jt4,96 jt
Lot
115,01 rb49,58 rb
Perputaran
1,87 M37,31 M
Harga Rata-rata
162,947.526,16
Nilai Transaksi
1,87 M37,31 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1617.700
Volume Ekuilibrium Indikatif
5,12 rb303

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BDKR
Lihat detail
EMAS
Lihat detail

Tentang Berdikari Pondasi Perkasa Tbk

PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (the “Company”) was established on February 27, 1984 based onNotarial Deed No. 81 of Gretha Liestijawatie, S.H. The Company started its commercial operations onFebruary 27, 1984. The controlling interest of the Company is owned by an individual namely Tan John Tanuwijaya.

Selengkapnya di halaman BDKR

Tentang Merdeka Gold Resources Tbk.

PT Merdeka Gold Resources Tbk (formerly PT Pani Bersama Jaya) (the Company), was established in Republic of Indonesia based on Deed of Establishment No. 87 dated 20 November 2015 made before Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., Notary in North Jakarta. The ultimate parent entity of the Company is PT Merdeka Copper Gold Tbk (MCG). Meanwhile, MCG is jointly controlled by PT Provident Capital Indonesia and PT Saratoga Investama Sedaya Tbk, which are respectively controlled by Winato Kartono and Edwin Soeryadjaya.

Selengkapnya di halaman EMAS