Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bumi Citra Permai Tbk (BCIP) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Bumi Citra Permai TbkTrading
Sumi Indo Kabel Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bumi Citra Permai Tbk dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Bumi Citra Permai Tbk diperdagangkan di Rp62 (kapitalisasi pasar 90,08 M, volume 24 jam 3,65 jt), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp550 (kapitalisasi pasar 709,92 M, volume 24 jam 1,86 jt). Perbedaan utamanya: Sumi Indo Kabel Tbk. jauh lebih besar — sekitar 7,9× kapitalisasi pasar Bumi Citra Permai Tbk, dan Bumi Citra Permai Tbk lebih aktif diperdagangkan (3,65 jt vs 1,86 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BCIPIKBI
Kapitalisasi Pasar
90,08 M709,92 M
Volume
3,65 jt1,86 jt
Lot
36,48 rb18,57 rb
Perputaran
228,65 jt1,06 M
Harga Rata-rata
62,67572,16
Nilai Transaksi
228,65 jt1,06 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
62550
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,79 rb155

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BCIP
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Bumi Citra Permai Tbk

PT Bumi Citra Permai Tbk (the company) was established on 3 May 2000 based on Notaries Deed No. 2 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated Sep 7, 2000. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 9 of Robert Purba, S.H., dated 6 May, 2009, concerning among others, public offering and issue warrant.

Selengkapnya di halaman BCIP

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI