Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bumi Citra Permai Tbk (BCIP) vs Diagnos Laboratorium Utama Tbk. (DGNS)

Bumi Citra Permai Tbk
Diagnos Laboratorium Utama Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bumi Citra Permai Tbk dan Diagnos Laboratorium Utama Tbk.: Bumi Citra Permai Tbk diperdagangkan di Rp61 (kapitalisasi pasar 84,37 M, volume 24 jam 89,95 jt), sedangkan Diagnos Laboratorium Utama Tbk. diperdagangkan di Rp220 (kapitalisasi pasar 310,75 M, volume 24 jam 159,2 rb). Perbedaan utamanya: Diagnos Laboratorium Utama Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,7× kapitalisasi pasar Bumi Citra Permai Tbk, dan Bumi Citra Permai Tbk lebih aktif diperdagangkan (89,95 jt vs 159,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BCIPDGNS
Kapitalisasi Pasar
84,37 M310,75 M
Volume
89,95 jt159,2 rb
Lot
899,54 rb1,59 rb
Perputaran
5,71 M34,72 jt
Harga Rata-rata
63,46218,06
Nilai Transaksi
5,71 M34,72 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
61220
Volume Ekuilibrium Indikatif
10,63 rb6

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BCIP
Lihat detail
DGNS
Lihat detail

Tentang Bumi Citra Permai Tbk

PT Bumi Citra Permai Tbk (the company) was established on 3 May 2000 based on Notaries Deed No. 2 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated Sep 7, 2000. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 9 of Robert Purba, S.H., dated 6 May, 2009, concerning among others, public offering and issue warrant.

Selengkapnya di halaman BCIP

Tentang Diagnos Laboratorium Utama Tbk.

PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (the “Company”) was established in the Republic of Indonesia on August 29, 2007 under framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 Year 1968 based on Deed No.17 dated August 29, 2007, of Martinef, S.H., M.Si., Notary in Bekasi. The Company started its commercial operation in 2008.

Selengkapnya di halaman DGNS