Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) vs Satu Visi Putra Tbk. (VISI)

Bank JTrust Indonesia TbkTrading
Satu Visi Putra Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank JTrust Indonesia Tbk dan Satu Visi Putra Tbk.: Bank JTrust Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp130 (kapitalisasi pasar 2,28 T, volume 24 jam 3,24 jt), sedangkan Satu Visi Putra Tbk. diperdagangkan di Rp955 (kapitalisasi pasar 2,98 T, volume 24 jam 814,6 rb). Perbedaan utamanya: Satu Visi Putra Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Bank JTrust Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (3,24 jt vs 814,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BCICVISI
Kapitalisasi Pasar
2,28 T2,98 T
Volume
3,24 jt814,6 rb
Lot
32,36 rb8,15 rb
Perputaran
427,72 jt781,49 jt
Harga Rata-rata
132,17959,35
Nilai Transaksi
427,72 jt781,49 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
130955
Volume Ekuilibrium Indikatif
52050

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BCIC
Lihat detail
VISI
Lihat detail

Tentang Bank JTrust Indonesia Tbk

PT Bank JTrust Indonesia Tbk (formerly PT Bank Mutiara Tbk) (“Bank”) was established under the name of PT Bank Century Intervest Corporation by deed No. 136 dated May 30, 1989 of Lina Laksmiwardhani, SH, substituteof Lukman Kirana, SH, Notary in Jakarta. The deed of establishment was approved by the Ministry of Justice of the Republic of Indonesia in its Decision Letter No. C2-6196.HT.01.01.TH’89 dated July 12, 1989 and published in the State Gazette of the Republic of Indonesia No. 36 Supplement No. 1959 dated May 4, 1993. Then the Bankconducted a business consolidation through merger with other banks in 2004.

Selengkapnya di halaman BCIC

Tentang Satu Visi Putra Tbk.

PT Satu Visi Putra Tbk (the Entity) was established based on Deed No. 16, dated February 14, 2018 of Soeprayitno, S.H., notary in Surabaya. The Entity started its commercial operation in 2018.

Selengkapnya di halaman VISI