Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) vs Multi Garam Utama Tbk. (FOLK)

MNC Kapital Indonesia TbkTrading
Multi Garam Utama Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan MNC Kapital Indonesia Tbk dan Multi Garam Utama Tbk.: MNC Kapital Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 2,13 T, volume 24 jam 487,8 rb), sedangkan Multi Garam Utama Tbk. diperdagangkan di Rp200 (kapitalisasi pasar 834,64 M, volume 24 jam 5,08 jt). Perbedaan utamanya: MNC Kapital Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Multi Garam Utama Tbk., dan Multi Garam Utama Tbk. lebih aktif diperdagangkan (5,08 jt vs 487,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BCAPFOLK
Kapitalisasi Pasar
2,13 T834,64 M
Volume
487,8 rb5,08 jt
Lot
4,88 rb50,77 rb
Perputaran
24,39 jt1,03 M
Harga Rata-rata
50202,12
Nilai Transaksi
24,39 jt1,03 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
50200
Volume Ekuilibrium Indikatif
1428

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BCAP
Lihat detail
FOLK
Lihat detail

Tentang MNC Kapital Indonesia Tbk

PT MNC Kapital Indonesia Tbk formerly PT Bhakti Capital Indonesia Tbk was established on 15 July 1999, resulting from the restructuring and consolidation of PT Bhakti Investama Tbk, its holding company. At the time it was established, the Company commenced its business activities in the securities sector, among others are financial advisory, brokerage, underwriting, and research and development. In 2003, the Company carried out a business consolidation and transformed into a holding company of several subsidiaries that are engaged in financial services sector, namely PT Bhakti Finance, PT Bhakti Securities, and PT Bhakti Asset Management.

Selengkapnya di halaman BCAP

Tentang Multi Garam Utama Tbk.

PT Multi Garam Utama Tbk (the ”Company”) was established based on Notarial Deed No. 6 of Tri Theresa Tarigan, S.H., M.Kn., dated April 10, 2019.

Selengkapnya di halaman FOLK