Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) vs Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH)

MNC Kapital Indonesia TbkTrading
Segar Kumala Indonesia TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan MNC Kapital Indonesia Tbk dan Segar Kumala Indonesia Tbk: MNC Kapital Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 2,13 T, volume 24 jam 219,1 rb), sedangkan Segar Kumala Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp515 (kapitalisasi pasar 1,02 T, volume 24 jam 67,5 rb). Perbedaan utamanya: MNC Kapital Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Segar Kumala Indonesia Tbk, dan MNC Kapital Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (219,1 rb vs 67,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BCAPBUAH
Kapitalisasi Pasar
2,13 T1,02 T
Volume
219,1 rb67,5 rb
Lot
2,19 rb675
Perputaran
10,96 jt34,41 jt
Harga Rata-rata
50509,75
Nilai Transaksi
10,96 jt34,41 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
50510
Volume Ekuilibrium Indikatif
202,5 rb10,2 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BCAP
Lihat detail
BUAH
Lihat detail

Tentang MNC Kapital Indonesia Tbk

PT MNC Kapital Indonesia Tbk formerly PT Bhakti Capital Indonesia Tbk was established on 15 July 1999, resulting from the restructuring and consolidation of PT Bhakti Investama Tbk, its holding company. At the time it was established, the Company commenced its business activities in the securities sector, among others are financial advisory, brokerage, underwriting, and research and development. In 2003, the Company carried out a business consolidation and transformed into a holding company of several subsidiaries that are engaged in financial services sector, namely PT Bhakti Finance, PT Bhakti Securities, and PT Bhakti Asset Management.

Selengkapnya di halaman BCAP

Tentang Segar Kumala Indonesia Tbk

PT Segar Kumala Indonesia Tbk (“the Company”) was established based on Notarial Deed of P. Sutrisno A. Tampubolon, No. 14 dated June 10, 2017.

Selengkapnya di halaman BUAH