Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) vs Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO)

Bank Neo Commerce TbkTrading
Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Neo Commerce Tbk dan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.: Bank Neo Commerce Tbk diperdagangkan di Rp224 (kapitalisasi pasar 2,88 T, volume 24 jam 9,59 jt), sedangkan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. diperdagangkan di Rp384 (kapitalisasi pasar 11,4 T, volume 24 jam 11,9 jt). Perbedaan utamanya: Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. jauh lebih besar — sekitar 4× kapitalisasi pasar Bank Neo Commerce Tbk, dan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. lebih aktif diperdagangkan (11,9 jt vs 9,59 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBYBSIDO
Kapitalisasi Pasar
2,88 T11,4 T
Volume
9,59 jt11,9 jt
Lot
95,86 rb118,98 rb
Perputaran
2,1 M4,55 M
Harga Rata-rata
219,32382,44
Nilai Transaksi
2,1 M4,55 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
224384
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,98 rb4,91 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBYB
Lihat detail
SIDO
Lihat detail

Tentang Bank Neo Commerce Tbk

PT Bank Yudha Bhakti Tbk (Bank) was established based on Notarial Deed No. 68 dated September 19, 1989 of Amrul Partomuan Pohan, S.H.,LLM., as amenden Notarial Deed No. 13 dated November 2, 1989, notary ini Jakarta. At first shareholding Bank Yudha Bhakti only owned by the Parent / Central Cooperative TNI and POLRI, but later shareholding Bank Yudha Bhakti is also owned by private

Selengkapnya di halaman BBYB

Tentang Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk.

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (the Company) domiciled in Semarang, was established based on the Notarial deed No. 21 dated March 18 1975 made in presence of Kahirman Gondodiwirjo, S.H., Notary in Semarang. Initial venture company herbal medicine industry, stems from a domestic industry that is managed by Mrs. Rahkmat Sulistio in 1940 in Yogyakarta, assisted by three employees. A large demand for herbal medicine is more practical packaging, encouraging produced herbs in powder form. Processing of herbal medicine in 1951 moved from Yogyakarta to Semarang with a simple company was founded under the name Sido Muncul, located on Jl. Mlaten Trenggulun, Semarang. In 1970 established CV Industri Jamu & Farmasi Sido Muncul. Then in 1975, business form herbal medicine industry transformed into Perseroan Terbatas under the name of PT Industri Jamu & Farmasi Sido Muncul Tbk (The Company).

Selengkapnya di halaman SIDO