Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) vs Dayamitra Telekomunikasi Tbk. (MTEL)

Bank Neo Commerce TbkTrading
Dayamitra Telekomunikasi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Neo Commerce Tbk dan Dayamitra Telekomunikasi Tbk.: Bank Neo Commerce Tbk diperdagangkan di Rp224 (kapitalisasi pasar 2,96 T), sedangkan Dayamitra Telekomunikasi Tbk. diperdagangkan di Rp464 (kapitalisasi pasar 38,77 T). Perbedaan utamanya: Dayamitra Telekomunikasi Tbk. jauh lebih besar — sekitar 13,1× kapitalisasi pasar Bank Neo Commerce Tbk. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBYBMTEL
Kapitalisasi Pasar
2,96 T38,77 T

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBYB
Lihat detail
MTEL
Lihat detail

Tentang Bank Neo Commerce Tbk

PT Bank Yudha Bhakti Tbk (Bank) was established based on Notarial Deed No. 68 dated September 19, 1989 of Amrul Partomuan Pohan, S.H.,LLM., as amenden Notarial Deed No. 13 dated November 2, 1989, notary ini Jakarta. At first shareholding Bank Yudha Bhakti only owned by the Parent / Central Cooperative TNI and POLRI, but later shareholding Bank Yudha Bhakti is also owned by private

Selengkapnya di halaman BBYB

Tentang Dayamitra Telekomunikasi Tbk.

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. (the Company), previously known as PT Dayamitra Malindo, was established on October 18, 1995 in the framework of the Republic of Indonesia Foreign Investment Law No. 1 of 1967, as amended by Law No. 11 of 1970, with the approval of the President of the Republic of Indonesia in Decree No.B-576/ Pres/10/1995 dated October 16, 1995. The Company changed its name from PT Dayamitra Malindo to PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. by Notarial Deed from Hendra Karyadi, S.H., No. 53 dated August 28, 1997. Furthermore, based on the Decree of theHead of the Investment Coordinating Board No. 244/T/Perhubungan/2006 dated March 22, 2006, the change of the Company's status as foreign investment has changed to domestic.

Selengkapnya di halaman MTEL