Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) vs PP London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP)

Bank Neo Commerce Tbk
PP London Sumatra Indonesia Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Neo Commerce Tbk dan PP London Sumatra Indonesia Tbk.: Bank Neo Commerce Tbk diperdagangkan di Rp224 (kapitalisasi pasar 2,88 T, volume 24 jam 9,59 jt), sedangkan PP London Sumatra Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp1.305 (kapitalisasi pasar 8,83 T, volume 24 jam 6,67 jt). Perbedaan utamanya: PP London Sumatra Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar Bank Neo Commerce Tbk, dan Bank Neo Commerce Tbk lebih aktif diperdagangkan (9,59 jt vs 6,67 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBYBLSIP
Kapitalisasi Pasar
2,88 T8,83 T
Volume
9,59 jt6,67 jt
Lot
95,86 rb66,72 rb
Perputaran
2,1 M8,7 M
Harga Rata-rata
219,321.304,19
Nilai Transaksi
2,1 M8,7 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
2241.305
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,98 rb3,8 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBYB
Lihat detail
LSIP
Lihat detail

Tentang Bank Neo Commerce Tbk

PT Bank Yudha Bhakti Tbk (Bank) was established based on Notarial Deed No. 68 dated September 19, 1989 of Amrul Partomuan Pohan, S.H.,LLM., as amenden Notarial Deed No. 13 dated November 2, 1989, notary ini Jakarta. At first shareholding Bank Yudha Bhakti only owned by the Parent / Central Cooperative TNI and POLRI, but later shareholding Bank Yudha Bhakti is also owned by private

Selengkapnya di halaman BBYB

Tentang PP London Sumatra Indonesia Tbk.

PT Perusahaan Perkebunan London Sumatera Tbk abbreviated as Lonsum, was established in teh Republic of Indonesia based on Notarial Deed No. 93 of Raden Kadiman dated December 18, 1962 and amended by Notarial Deed No. 20 dated September 9, 1963. Based on Notarial Deed No. 18 of Pahala Sutrisno Amijoyo Tampubolon, S.H., M.Kn., dated May 24, 2013, the Company's shareholders approved the change of the Company's status from Foreign Capital Investment (PMA) company to Domestic Capital Investment (PMDN) company.

Selengkapnya di halaman LSIP