Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) vs Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR)

Bank Neo Commerce TbkTrading
Bintang Mitra Semestaraya TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Neo Commerce Tbk dan Bintang Mitra Semestaraya Tbk: Bank Neo Commerce Tbk diperdagangkan di Rp250 (kapitalisasi pasar 3,38 T, volume 24 jam 15,71 jt), sedangkan Bintang Mitra Semestaraya Tbk diperdagangkan di Rp304 (kapitalisasi pasar 354,72 M, volume 24 jam 200). Perbedaan utamanya: Bank Neo Commerce Tbk jauh lebih besar — sekitar 9,5× kapitalisasi pasar Bintang Mitra Semestaraya Tbk, dan Bank Neo Commerce Tbk lebih aktif diperdagangkan (15,71 jt vs 200). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBYBBMSR
Kapitalisasi Pasar
3,38 T354,72 M
Volume
15,71 jt200
Lot
157,07 rb2
Perputaran
3,96 M60,8 rb
Harga Rata-rata
251,93304
Nilai Transaksi
3,96 M60,8 rb
Harga Ekuilibrium Indikatif
258
Volume Ekuilibrium Indikatif
681

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBYB
Lihat detail
BMSR
Lihat detail

Tentang Bank Neo Commerce Tbk

PT Bank Yudha Bhakti Tbk (Bank) was established based on Notarial Deed No. 68 dated September 19, 1989 of Amrul Partomuan Pohan, S.H.,LLM., as amenden Notarial Deed No. 13 dated November 2, 1989, notary ini Jakarta. At first shareholding Bank Yudha Bhakti only owned by the Parent / Central Cooperative TNI and POLRI, but later shareholding Bank Yudha Bhakti is also owned by private

Selengkapnya di halaman BBYB

Tentang Bintang Mitra Semestaraya Tbk

PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (the Company) was established on November 16, 1989 based on Notarial Deed No. 240 of Mrs Siti Pertiwi Henny Shidki, S.H., which had been amended by Notarial Deed No. 246 dated May 31, 1991 by the same Notary regarding the change of name from PT Bintang Mahkota Semestaraya into PT Bintang Mitra Semestaraya. BMSR is a company that concentrate its business on investing its capital on property companies. It generally invest its capital through subsidiary companies and groups in developing commercial buildings, apartments and general housing.

Selengkapnya di halaman BMSR