Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Tabungan Negara Persero Tbk (BBTN) vs Cerestar Indonesia Tbk. (TRGU)

Bank Tabungan Negara Persero Tbk
Cerestar Indonesia Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Tabungan Negara Persero Tbk dan Cerestar Indonesia Tbk.: Bank Tabungan Negara Persero Tbk diperdagangkan di Rp1.205 (kapitalisasi pasar 16,4 T, volume 24 jam 17,41 jt), sedangkan Cerestar Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp162 (kapitalisasi pasar 1,3 T, volume 24 jam 71,5 rb). Perbedaan utamanya: Bank Tabungan Negara Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 12,6× kapitalisasi pasar Cerestar Indonesia Tbk., dan Bank Tabungan Negara Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (17,41 jt vs 71,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBTNTRGU
Kapitalisasi Pasar
16,4 T1,3 T
Volume
17,41 jt71,5 rb
Lot
174,1 rb715
Perputaran
20,67 M11,63 jt
Harga Rata-rata
1.187,1162,63
Nilai Transaksi
20,67 M11,63 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.205162
Volume Ekuilibrium Indikatif
17,68 rb179

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBTN
Lihat detail
TRGU
Lihat detail

Tentang Bank Tabungan Negara Persero Tbk

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (the Bank) was originally established as a state-owned bank under the name Bank Tabungan Pos, dated February 9,1950. Subsequently, the name of the Bank was changed to Bank Tabungan Negara based on Government Regulation Amendment of Law No.4 of 1963. The Bank started operating as a state-owned commercial bank on April 29, 1989. The Bank started its activities based on sharia principles on February 14, 2005 through the establishment of its first sharia branch in Jakarta - Harmoni.

Selengkapnya di halaman BBTN

Tentang Cerestar Indonesia Tbk.

PT. Cerestar Indonesia Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 2 datedAugust 30, 2020 of Dwi Yulianti, S.H., notary in Jakarta The Company started its commercial operations in 2021.

Selengkapnya di halaman TRGU