Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Tabungan Negara Persero Tbk (BBTN) vs Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO)

Bank Tabungan Negara Persero Tbk
Abadi Lestari Indonesia Tbk.

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Tabungan Negara Persero Tbk dan Abadi Lestari Indonesia Tbk.: Bank Tabungan Negara Persero Tbk diperdagangkan di Rp1.205 (kapitalisasi pasar 16,4 T, volume 24 jam 17,41 jt), sedangkan Abadi Lestari Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp3.220 (kapitalisasi pasar 9,94 T, volume 24 jam 578,5 rb). Perbedaan utamanya: Bank Tabungan Negara Persero Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Bank Tabungan Negara Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (17,41 jt vs 578,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBTNRLCO
Kapitalisasi Pasar
16,4 T9,94 T
Volume
17,41 jt578,5 rb
Lot
174,1 rb5,79 rb
Perputaran
20,67 M1,81 M
Harga Rata-rata
1.187,13.130,32
Nilai Transaksi
20,67 M1,81 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.2053.220
Volume Ekuilibrium Indikatif
17,68 rb60

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBTN
Lihat detail
RLCO
Lihat detail

Tentang Bank Tabungan Negara Persero Tbk

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (the Bank) was originally established as a state-owned bank under the name Bank Tabungan Pos, dated February 9,1950. Subsequently, the name of the Bank was changed to Bank Tabungan Negara based on Government Regulation Amendment of Law No.4 of 1963. The Bank started operating as a state-owned commercial bank on April 29, 1989. The Bank started its activities based on sharia principles on February 14, 2005 through the establishment of its first sharia branch in Jakarta - Harmoni.

Selengkapnya di halaman BBTN

Tentang Abadi Lestari Indonesia Tbk.

PT Abadi Lestari Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 166 of Siti Nurul Hidajah, S.H., M.Kn., Notary in Bojonegoro, dated August 11, 2014. The Entity started its commercial operations in 2014. PT Abadi Lestari Indonesia is the parent entity, whereas Edwin Pranata is the ultimate beneficial owner of the group.

Selengkapnya di halaman RLCO