Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Tabungan Negara Persero Tbk (BBTN) vs Tripar Multivision Plus Tbk. (RAAM)

Bank Tabungan Negara Persero TbkTrading
Tripar Multivision Plus Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Tabungan Negara Persero Tbk dan Tripar Multivision Plus Tbk.: Bank Tabungan Negara Persero Tbk diperdagangkan di Rp1.205 (kapitalisasi pasar 16,4 T, volume 24 jam 17,41 jt), sedangkan Tripar Multivision Plus Tbk. diperdagangkan di Rp204 (kapitalisasi pasar 1,35 T, volume 24 jam 301,1 rb). Perbedaan utamanya: Bank Tabungan Negara Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 12,1× kapitalisasi pasar Tripar Multivision Plus Tbk., dan Bank Tabungan Negara Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (17,41 jt vs 301,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBTNRAAM
Kapitalisasi Pasar
16,4 T1,35 T
Volume
17,41 jt301,1 rb
Lot
174,1 rb3,01 rb
Perputaran
20,67 M60,27 jt
Harga Rata-rata
1.187,1200,17
Nilai Transaksi
20,67 M60,27 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.205204
Volume Ekuilibrium Indikatif
17,68 rb85

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBTN
Lihat detail
RAAM
Lihat detail

Tentang Bank Tabungan Negara Persero Tbk

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (the Bank) was originally established as a state-owned bank under the name Bank Tabungan Pos, dated February 9,1950. Subsequently, the name of the Bank was changed to Bank Tabungan Negara based on Government Regulation Amendment of Law No.4 of 1963. The Bank started operating as a state-owned commercial bank on April 29, 1989. The Bank started its activities based on sharia principles on February 14, 2005 through the establishment of its first sharia branch in Jakarta - Harmoni.

Selengkapnya di halaman BBTN

Tentang Tripar Multivision Plus Tbk.

PT Tripar Multivision Plus Tbk (“the Company”) was establishedbased on Deed of Establishment of Limited Liability Company No. 17 dated 6 December 1990 drawn up before Adlan Yulizar, S.H., notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman RAAM