Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Tabungan Negara Persero Tbk (BBTN) vs Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA)

Bank Tabungan Negara Persero TbkTrading
Maharaksa Biru Energi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Tabungan Negara Persero Tbk dan Maharaksa Biru Energi Tbk.: Bank Tabungan Negara Persero Tbk diperdagangkan di Rp1.220 (kapitalisasi pasar 16,81 T, volume 24 jam 6,75 jt), sedangkan Maharaksa Biru Energi Tbk. diperdagangkan di Rp316 (kapitalisasi pasar 2,06 T, volume 24 jam 21,08 jt). Perbedaan utamanya: Bank Tabungan Negara Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 8,2× kapitalisasi pasar Maharaksa Biru Energi Tbk., dan Maharaksa Biru Energi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (21,08 jt vs 6,75 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBTNOASA
Kapitalisasi Pasar
16,81 T2,06 T
Volume
6,75 jt21,08 jt
Lot
67,48 rb210,76 rb
Perputaran
8,19 M6,69 M
Harga Rata-rata
1.213,4317,32
Nilai Transaksi
8,19 M6,69 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.220316
Volume Ekuilibrium Indikatif
6,53 rb3,21 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBTN
Lihat detail
OASA
Lihat detail

Tentang Bank Tabungan Negara Persero Tbk

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (the Bank) was originally established as a state-owned bank under the name Bank Tabungan Pos, dated February 9,1950. Subsequently, the name of the Bank was changed to Bank Tabungan Negara based on Government Regulation Amendment of Law No.4 of 1963. The Bank started operating as a state-owned commercial bank on April 29, 1989. The Bank started its activities based on sharia principles on February 14, 2005 through the establishment of its first sharia branch in Jakarta - Harmoni.

Selengkapnya di halaman BBTN

Tentang Maharaksa Biru Energi Tbk.

PT. Protech Mitra Perkasa Tbk (the Company) was established on April 20, 2006 based on the Notarial Deed No. 72 of Mellyani Noor Shandra S.H. The Company is starting as general trading and contracting company, the company continue to grow and build a solid reputation within the telecommucication industry. Complementing its trade and construction business, in 2013, the Company extends its services by providing managed services for Telco Towers through its full subsidiary, Telesys Indonesia.

Selengkapnya di halaman OASA