Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Tabungan Negara Persero Tbk (BBTN) vs Puri Sentul Permai Tbk (KDTN)

Bank Tabungan Negara Persero TbkTrading
Puri Sentul Permai TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Tabungan Negara Persero Tbk dan Puri Sentul Permai Tbk: Bank Tabungan Negara Persero Tbk diperdagangkan di Rp1.220 (kapitalisasi pasar 16,81 T, volume 24 jam 6,75 jt), sedangkan Puri Sentul Permai Tbk diperdagangkan di Rp382 (kapitalisasi pasar 470,01 M, volume 24 jam 6,79 jt). Perbedaan utamanya: Bank Tabungan Negara Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 35,8× kapitalisasi pasar Puri Sentul Permai Tbk, dan Puri Sentul Permai Tbk lebih aktif diperdagangkan (6,79 jt vs 6,75 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBTNKDTN
Kapitalisasi Pasar
16,81 T470,01 M
Volume
6,75 jt6,79 jt
Lot
67,48 rb67,86 rb
Perputaran
8,19 M2,66 M
Harga Rata-rata
1.213,4391,94
Nilai Transaksi
8,19 M2,66 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.220382
Volume Ekuilibrium Indikatif
6,53 rb746

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBTN
Lihat detail
KDTN
Lihat detail

Tentang Bank Tabungan Negara Persero Tbk

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (the Bank) was originally established as a state-owned bank under the name Bank Tabungan Pos, dated February 9,1950. Subsequently, the name of the Bank was changed to Bank Tabungan Negara based on Government Regulation Amendment of Law No.4 of 1963. The Bank started operating as a state-owned commercial bank on April 29, 1989. The Bank started its activities based on sharia principles on February 14, 2005 through the establishment of its first sharia branch in Jakarta - Harmoni.

Selengkapnya di halaman BBTN

Tentang Puri Sentul Permai Tbk

PT Puri Sentul Permai Tbk (“the Company”) was established on July 8, 2008 based on Notarial Deed No.28 of Ernie, S.H., Notary in Jakarta. The Company started its commercial operation since 2011.

Selengkapnya di halaman KDTN