Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Tabungan Negara Persero Tbk (BBTN) vs KMI Wire Cable Tbk (KBLI)

Bank Tabungan Negara Persero Tbk
KMI Wire Cable Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Tabungan Negara Persero Tbk dan KMI Wire Cable Tbk: Bank Tabungan Negara Persero Tbk diperdagangkan di Rp1.205 (kapitalisasi pasar 16,4 T, volume 24 jam 17,41 jt), sedangkan KMI Wire Cable Tbk diperdagangkan di Rp318 (kapitalisasi pasar 1,28 T, volume 24 jam 596,7 rb). Perbedaan utamanya: Bank Tabungan Negara Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 12,8× kapitalisasi pasar KMI Wire Cable Tbk, dan Bank Tabungan Negara Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (17,41 jt vs 596,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBTNKBLI
Kapitalisasi Pasar
16,4 T1,28 T
Volume
17,41 jt596,7 rb
Lot
174,1 rb5,97 rb
Perputaran
20,67 M188,4 jt
Harga Rata-rata
1.187,1315,74
Nilai Transaksi
20,67 M188,4 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.205318
Volume Ekuilibrium Indikatif
17,68 rb11

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBTN
Lihat detail
KBLI
Lihat detail

Tentang Bank Tabungan Negara Persero Tbk

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (the Bank) was originally established as a state-owned bank under the name Bank Tabungan Pos, dated February 9,1950. Subsequently, the name of the Bank was changed to Bank Tabungan Negara based on Government Regulation Amendment of Law No.4 of 1963. The Bank started operating as a state-owned commercial bank on April 29, 1989. The Bank started its activities based on sharia principles on February 14, 2005 through the establishment of its first sharia branch in Jakarta - Harmoni.

Selengkapnya di halaman BBTN

Tentang KMI Wire Cable Tbk

PT KMI Wire and Cable Tbk (the Company) formerly PT. GT Kabel Indonesia is one of the largest telecommunications and power cable producer. It is owned 53% by Gadjah Tunggal Group. It was established in 1972 by Electro GmbH of Germany (today known as Alcatel Kabelmetal) and PT Gunung Ngadeg Djaya.The Company was established wtihin the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11 year 1970, based on deed No. 42 dated January 19, 1972 of Djojo Muljadi, SH, notary in Jakarta

Selengkapnya di halaman KBLI