Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Tabungan Negara Persero Tbk (BBTN) vs Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA)

Bank Tabungan Negara Persero Tbk
Jaya Agra Wattie Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Tabungan Negara Persero Tbk dan Jaya Agra Wattie Tbk: Bank Tabungan Negara Persero Tbk diperdagangkan di Rp1.205 (kapitalisasi pasar 16,4 T, volume 24 jam 17,41 jt), sedangkan Jaya Agra Wattie Tbk diperdagangkan di Rp113 (kapitalisasi pasar 1,87 T, volume 24 jam 1,45 jt). Perbedaan utamanya: Bank Tabungan Negara Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 8,8× kapitalisasi pasar Jaya Agra Wattie Tbk, dan Bank Tabungan Negara Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (17,41 jt vs 1,45 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBTNJAWA
Kapitalisasi Pasar
16,4 T1,87 T
Volume
17,41 jt1,45 jt
Lot
174,1 rb14,49 rb
Perputaran
20,67 M164,85 jt
Harga Rata-rata
1.187,1113,81
Nilai Transaksi
20,67 M164,85 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.205113
Volume Ekuilibrium Indikatif
17,68 rb34

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBTN
Lihat detail
JAWA
Lihat detail

Tentang Bank Tabungan Negara Persero Tbk

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (the Bank) was originally established as a state-owned bank under the name Bank Tabungan Pos, dated February 9,1950. Subsequently, the name of the Bank was changed to Bank Tabungan Negara based on Government Regulation Amendment of Law No.4 of 1963. The Bank started operating as a state-owned commercial bank on April 29, 1989. The Bank started its activities based on sharia principles on February 14, 2005 through the establishment of its first sharia branch in Jakarta - Harmoni.

Selengkapnya di halaman BBTN

Tentang Jaya Agra Wattie Tbk

PT Jaya Agra Wattie was founded with the name Handel Maatschappij J.A. Wattie and Company Limited. PT Jaya Agra Wattie (Persero) is one of private agribusiness corporations engaging in plantation, processing and agricultural logistics and marketing activities. Having 90 years of experience in the agriculture sector, the company continually strengthens its business base through a diversification approach by cultivating various premium plantations of primary raw commodities such as rubber, crude palm oil (CPO), coffee and tea.

Selengkapnya di halaman JAWA