Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Tabungan Negara Persero Tbk (BBTN) vs Gajah Tunggal Tbk. (GJTL)

Bank Tabungan Negara Persero TbkTrading
Gajah Tunggal Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Tabungan Negara Persero Tbk dan Gajah Tunggal Tbk.: Bank Tabungan Negara Persero Tbk diperdagangkan di Rp1.205 (kapitalisasi pasar 16,4 T, volume 24 jam 17,41 jt), sedangkan Gajah Tunggal Tbk. diperdagangkan di Rp1.110 (kapitalisasi pasar 3,87 T, volume 24 jam 2,32 jt). Perbedaan utamanya: Bank Tabungan Negara Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 4,2× kapitalisasi pasar Gajah Tunggal Tbk., dan Bank Tabungan Negara Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (17,41 jt vs 2,32 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBTNGJTL
Kapitalisasi Pasar
16,4 T3,87 T
Volume
17,41 jt2,32 jt
Lot
174,1 rb23,21 rb
Perputaran
20,67 M2,58 M
Harga Rata-rata
1.187,11.111,76
Nilai Transaksi
20,67 M2,58 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.2051.110
Volume Ekuilibrium Indikatif
17,68 rb124

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBTN
Lihat detail
GJTL
Lihat detail

Tentang Bank Tabungan Negara Persero Tbk

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (the Bank) was originally established as a state-owned bank under the name Bank Tabungan Pos, dated February 9,1950. Subsequently, the name of the Bank was changed to Bank Tabungan Negara based on Government Regulation Amendment of Law No.4 of 1963. The Bank started operating as a state-owned commercial bank on April 29, 1989. The Bank started its activities based on sharia principles on February 14, 2005 through the establishment of its first sharia branch in Jakarta - Harmoni.

Selengkapnya di halaman BBTN

Tentang Gajah Tunggal Tbk.

PT. Gajah Tunggal, Tbk (the Company) was established based on notarial deed No. 54 dated August 24, 1951 of Raden Meester Soewandi, S.H., notary public in Jakarta. The Company is the largest tire manufacturer in Indonesia with 32% market share of four-wheel vehicle tire market and 85% of the motorcycle tire market.

Selengkapnya di halaman GJTL