Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Tabungan Negara Persero Tbk (BBTN) vs Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP)

Bank Tabungan Negara Persero TbkTrading
Gunung Raja Paksi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Tabungan Negara Persero Tbk dan Gunung Raja Paksi Tbk.: Bank Tabungan Negara Persero Tbk diperdagangkan di Rp1.205 (kapitalisasi pasar 16,4 T, volume 24 jam 17,41 jt), sedangkan Gunung Raja Paksi Tbk. diperdagangkan di Rp292 (kapitalisasi pasar 3,49 T, volume 24 jam 86,7 rb). Perbedaan utamanya: Bank Tabungan Negara Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 4,7× kapitalisasi pasar Gunung Raja Paksi Tbk., dan Bank Tabungan Negara Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (17,41 jt vs 86,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBTNGGRP
Kapitalisasi Pasar
16,4 T3,49 T
Volume
17,41 jt86,7 rb
Lot
174,1 rb867
Perputaran
20,67 M25,33 jt
Harga Rata-rata
1.187,1292,16
Nilai Transaksi
20,67 M25,33 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.205288
Volume Ekuilibrium Indikatif
17,68 rb1,2 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBTN
Lihat detail
GGRP
Lihat detail

Tentang Bank Tabungan Negara Persero Tbk

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (the Bank) was originally established as a state-owned bank under the name Bank Tabungan Pos, dated February 9,1950. Subsequently, the name of the Bank was changed to Bank Tabungan Negara based on Government Regulation Amendment of Law No.4 of 1963. The Bank started operating as a state-owned commercial bank on April 29, 1989. The Bank started its activities based on sharia principles on February 14, 2005 through the establishment of its first sharia branch in Jakarta - Harmoni.

Selengkapnya di halaman BBTN

Tentang Gunung Raja Paksi Tbk.

PT. Gunung Raja Paksi Tbk (the Company) was established under the name of PT Gunung Naga Mas based on Notarial Deed No.229 of Chairani Bustami,S.H. dated August 20,1990 that was amended by Notarial Deed No.25 dated June 6,1991. The change from Foreign Capital Investment (“FCI”) to Domestic Capital Investment (“DCI”) has been approved by the Capital Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia in its Letter No.346/1/IP/PMDN/2016 dated December 15, 2016.

Selengkapnya di halaman GGRP