Perbedaan Bank Tabungan Negara Persero Tbk dan Dwi Guna Laksana Tbk.: Bank Tabungan Negara Persero Tbk diperdagangkan di Rp1.205 (kapitalisasi pasar 16,4 T, volume 24 jam 17,41 jt), sedangkan Dwi Guna Laksana Tbk. diperdagangkan di Rp220 (kapitalisasi pasar 2,07 T, volume 24 jam 195 rb). Perbedaan utamanya: Bank Tabungan Negara Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 7,9× kapitalisasi pasar Dwi Guna Laksana Tbk., dan Bank Tabungan Negara Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (17,41 jt vs 195 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| BBTN | DWGL | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 16,4 T | 2,07 T |
Volume | 17,41 jt | 195 rb |
Lot | 174,1 rb | 1,95 rb |
Perputaran | 20,67 M | 43 jt |
Harga Rata-rata | 1.187,1 | 220,51 |
Nilai Transaksi | 20,67 M | 43 jt |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 1.205 | 220 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 17,68 rb | 22 |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (the Bank) was originally established as a state-owned bank under the name Bank Tabungan Pos, dated February 9,1950. Subsequently, the name of the Bank was changed to Bank Tabungan Negara based on Government Regulation Amendment of Law No.4 of 1963. The Bank started operating as a state-owned commercial bank on April 29, 1989. The Bank started its activities based on sharia principles on February 14, 2005 through the establishment of its first sharia branch in Jakarta - Harmoni.
Selengkapnya di halaman BBTN →PT Dwi Guna Laksana Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 4 dated November 10, 1986 of Cornelia Juanda Tanuraharja, SH., a public notary in Surakarta.
Selengkapnya di halaman DWGL →