Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Tabungan Negara Persero Tbk (BBTN) vs Dua Putra Utama Makmur Tbk. (DPUM)

Bank Tabungan Negara Persero TbkTrading
Dua Putra Utama Makmur Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Tabungan Negara Persero Tbk dan Dua Putra Utama Makmur Tbk.: Bank Tabungan Negara Persero Tbk diperdagangkan di Rp1.215 (kapitalisasi pasar 16,81 T, volume 24 jam 3,26 jt), sedangkan Dua Putra Utama Makmur Tbk. diperdagangkan di Rp98 (kapitalisasi pasar 404,98 M, volume 24 jam 12,58 jt). Perbedaan utamanya: Bank Tabungan Negara Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 41,5× kapitalisasi pasar Dua Putra Utama Makmur Tbk., dan Dua Putra Utama Makmur Tbk. lebih aktif diperdagangkan (12,58 jt vs 3,26 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBTNDPUM
Kapitalisasi Pasar
16,81 T404,98 M
Volume
3,26 jt12,58 jt
Lot
32,6 rb125,81 rb
Perputaran
3,95 M1,24 M
Harga Rata-rata
1.210,8998,45
Nilai Transaksi
3,95 M1,24 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.21099
Volume Ekuilibrium Indikatif
91 rb100

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBTN
Lihat detail
DPUM
Lihat detail

Tentang Bank Tabungan Negara Persero Tbk

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (the Bank) was originally established as a state-owned bank under the name Bank Tabungan Pos, dated February 9,1950. Subsequently, the name of the Bank was changed to Bank Tabungan Negara based on Government Regulation Amendment of Law No.4 of 1963. The Bank started operating as a state-owned commercial bank on April 29, 1989. The Bank started its activities based on sharia principles on February 14, 2005 through the establishment of its first sharia branch in Jakarta - Harmoni.

Selengkapnya di halaman BBTN

Tentang Dua Putra Utama Makmur Tbk.

PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (the Entity) was established under the name PT Dua Putra Utama Makmur based on Notarial Deed of Sugiyono, S.H., No. 8, dated May 9, 2012.

Selengkapnya di halaman DPUM