Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Tabungan Negara Persero Tbk (BBTN) vs Bank Permata Tbk (BNLI)

Bank Tabungan Negara Persero TbkTrading
Bank Permata TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Tabungan Negara Persero Tbk dan Bank Permata Tbk: Bank Tabungan Negara Persero Tbk diperdagangkan di Rp1.205 (kapitalisasi pasar 16,4 T, volume 24 jam 17,41 jt), sedangkan Bank Permata Tbk diperdagangkan di Rp2.360 (kapitalisasi pasar 85,61 T, volume 24 jam 34 rb). Perbedaan utamanya: Bank Permata Tbk jauh lebih besar — sekitar 5,2× kapitalisasi pasar Bank Tabungan Negara Persero Tbk, dan Bank Tabungan Negara Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (17,41 jt vs 34 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBTNBNLI
Kapitalisasi Pasar
16,4 T85,61 T
Volume
17,41 jt34 rb
Lot
174,1 rb340
Perputaran
20,67 M80,9 jt
Harga Rata-rata
1.187,12.379,26
Nilai Transaksi
20,67 M80,9 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.2052.390
Volume Ekuilibrium Indikatif
17,68 rb200

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBTN
Lihat detail
BNLI
Lihat detail

Tentang Bank Tabungan Negara Persero Tbk

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (the Bank) was originally established as a state-owned bank under the name Bank Tabungan Pos, dated February 9,1950. Subsequently, the name of the Bank was changed to Bank Tabungan Negara based on Government Regulation Amendment of Law No.4 of 1963. The Bank started operating as a state-owned commercial bank on April 29, 1989. The Bank started its activities based on sharia principles on February 14, 2005 through the establishment of its first sharia branch in Jakarta - Harmoni.

Selengkapnya di halaman BBTN

Tentang Bank Permata Tbk

PT Bank Permata Tbk (formerly PT Bank Bali) was established in Indonesia on December 17, 1954, under the name of Bank Persatuan Dagang Indonesia, the bank changed to its present name in 1971. Bank Bali is Indonesia`s eighth largest private national. The majority of its clients are medium sized institutions.

Selengkapnya di halaman BNLI