Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Perbedaan Harga & Kinerja Bank Tabungan Negara Persero Tbk (BBTN) vs Bundamedik Tbk (BMHS)

Bank Tabungan Negara Persero Tbk
Bundamedik Tbk

Kinerja harga

Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir

Statistik utama

Perbedaan Bank Tabungan Negara Persero Tbk dan Bundamedik Tbk: Bank Tabungan Negara Persero Tbk diperdagangkan di Rp1.205 (kapitalisasi pasar 16,4 T, volume 24 jam 17,41 jt), sedangkan Bundamedik Tbk diperdagangkan di Rp176 (kapitalisasi pasar 1,51 T, volume 24 jam 451 rb). Perbedaan utamanya: Bank Tabungan Negara Persero Tbk jauh lebih besar — sekitar 10,9× kapitalisasi pasar Bundamedik Tbk, dan Bank Tabungan Negara Persero Tbk lebih aktif diperdagangkan (17,41 jt vs 451 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BBTNBMHS
Kapitalisasi Pasar
16,4 T1,51 T
Volume
17,41 jt451 rb
Lot
174,1 rb4,51 rb
Perputaran
20,67 M78,39 jt
Harga Rata-rata
1.187,1173,81
Nilai Transaksi
20,67 M78,39 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.205176
Volume Ekuilibrium Indikatif
17,68 rb697

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BBTN
Lihat detail
BMHS
Lihat detail

Tentang Bank Tabungan Negara Persero Tbk

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (the Bank) was originally established as a state-owned bank under the name Bank Tabungan Pos, dated February 9,1950. Subsequently, the name of the Bank was changed to Bank Tabungan Negara based on Government Regulation Amendment of Law No.4 of 1963. The Bank started operating as a state-owned commercial bank on April 29, 1989. The Bank started its activities based on sharia principles on February 14, 2005 through the establishment of its first sharia branch in Jakarta - Harmoni.

Selengkapnya di halaman BBTN

Tentang Bundamedik Tbk

PT Bundamedik Tbk (the “Company”) was established on 13 April 1978 based on Notarial Deed No. 21 of Adlan Yulizar, S.H. The Company strated its commercial operations in 1978. The Company’s parent and ultimate parent of the group is PT Bunda Investama Indonesia.

Selengkapnya di halaman BMHS